berita DAERAH

91 Pasien Covid-19 di Kabupaten Kediri Dinyatakan Sembuh

Kediri, demonstran.com – Angka kesembuhan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kediri terus menunjukkan progres yang cukup signifikan.

Meski tak bisa dipungkiri, angka terkonfirmasi positif Covid-19 masih terus bertambah, namun perihal tersebut juga diimbangi dengan angka kesembuhan yang kian banyak.

Seperti yang diutarakan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGPP) Covid-19 Kabupaten Kediri, dr Ahmad Chotib, jika per tanggal 13 Juli 2020, terdapat 14 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh.

Chotib menuturkan, ada 5 orang dari Klaster Pabrik Rokok Mustika terdiri 3 orang warga Desa Puhrubuh dan satu orang warga Desa Bobang, Kecamatan Semen serta satu orang warga Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem.

Dari Klaster Araya Tulungagung ada 4 orang pasien yang telah dinyatakan sembuh. Masing-masing satu orang warga Desa Keniten, satu orang warga Desa Petok, Kecamatan Mojo, satu orang warga Desa Jambean, Kecamatan Kras dan satu orang warga Desa Bulu, Kecamatan Semen.

Sedangkan dari Klaster Desa Kedak ada 3 orang warga Desa Kedak, Kecamatan Semen yang dinyatakan telah sembuh.

Dari Klaster Desa Kwadungan satu orang warga Desa Kwadungan, Kecamatan Ngasem juga telah sembuh.

Sementara Klaster Desa Toyoresmi satu orang warga Desa Toyoresmi, Kecamatan Ngasem telah dinyatakan sembuh.

Dikatakan oleh Chotib, dengan bertambahnya 14 pasien sembuh ini, total jumlah pasien sembuh di Kabupaten Kediri terdapat 91 orang.

“Sedangkan untuk kasus positif terdapat 279 orang.

Lebih lanjut, Chotib mengatakan, meski angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kabupaten Kediri terus meningkat, namun hal ini bukan berarti membuat masyarat Kabupaten Kediri bisa mengendurkan kewaspadaan.

“Tetap disiplin menjalankan protokol Kesehatan dimana pun kita berada, yaitu dengan selalu memakai masker, jaga jarak dan sering cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir. Dengan hal tersebut diharapkan dapat menekan angka penyebaran maupun penularan Covid-19 di Kabupaten Kediri,” ucapnya.(glh)