berita DAERAH

Lebaran, Jumlah Kendaraan Naik, Angka Kecelakaan Turun

KEDIRI KOTA, demonstran.com – Selama 13 hari dilaksanakannya operasi ketupat semeru 2019 di wilayah hukum Polres Kediri Kota, jumlah kendaraan mudik mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, dengan bertambahnya jumlah kendaraan yang melewati wilayah hukum Polres Kediri Kota, jumlah kecelakaan lalu lintas menurun.

Hal tersebut dijelaskan oleh Kapolres Kediri Kota AKBP Anthon Haryadi setelah memimpin Apel Konsolidasi dalam rangka berakhirnya operasi ketupat semeru 2019 pada Senin (10/6) lalu. “Untuk mobilitas kendaraan yang melewati wilayah Kota Kediri mengalami kenaikan, akan tetapi tingkat kecelakaan lalu lintas menurun dibandingkan saat operasi semeru tahun lalu,” terang Anthon.

Diterangkan oleh Anthon, dibanding tahun sebelumnya, memasuki hari lebaran terdapat 10 kejadian dengan 2 korban meninggal dunia, 2 korban lukan berat dan 12 korban berikutnya mengalami luka ringan. Sedangkan di tahun hanya ada 2 kejadian laka lantas dengan 2 luka ringan.

Dalam operasi yang menerjunkan 339 petugas gabungan dari kepolisian, TNI, Satpol PP Kota Kediri, Banser, Dishub, dan Saka Bahayangkara Kota Kediri ini, petugas kepolisian yang dikerahkan di lapangan untuk mengisi pos tercatat ada 223 petugas.

Selama 13 hari operasi ketupat semeru 2019 yang dilaksanakan satu minggu sebelum lebaran pada tanggal 23 Mei 2019 lalu, petugas yang sudah dikerahkan untuk berjaga di setiap pos jaga untuk mengantisipasi adanya keramaian saat berada di jalan. “Fungsi dan tugas dari petugas jaga yaitu untuk membantu para pengendara yang sedang mudik, dan juga untuk mengatur lalu lintas di sepanjang jalan,” imbuh Anthon.

Selama operasi ketupat semeru 2019 juga tidak ada kejadian yang menonjol. Situasi di Kota Kediri aman dan Kondusif. Bahkan untuk keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) juga terpantau aman. Meski ada beberapa tempat yang mengalami penambahan volume kendaraan, namun keadaan di jalan tetap lancar.

Anthon menjelaskan, bahwa setelah operasi ketupat semeru, petugas melanjutakan melaksanakan patroli skala besar, stasioner, dan pengawasan terhadap titik-titik yang dinilai rawan. Maka dari itu, kemarin juga diadakan Apel Konsolidasi bersama dengan Dishub, Satpol PP Kota Kediri, TNI, Banser, dan Saka Bhayangkara ktoa Kediri.

Hal tersebut dilakukan untuk menjaga kondusivitas di Kota Kediri menjelang Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum. Meskipun dilaksanakan di Jakarta, namun tidak menutup kemungkinan akan berimbas pada daerah lain. Petugas melaksanakan patroli di Kantor KPU dan Bawaslu Kota Kediri, yang menjadi fokus dalam kegiatan tersebut. “Kami himbau agar masyarakat memercayakan keputusan akhir hasil pemilu terhadap mekanisme yang ada,” terangnya.(glh/yy)