berita KRIMINAL

Satpol PP Kota Kediri Bersama TNI Polri Amankan 3 Pasang Bukan Suami Istri

Kediri, demonstran.com  – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kediri bekerja sama dengan TNI-Polri, pada malam hari ini (15/5/2019) berhasil mengamankan tiga pasangan yang diduga berbuat mesum dalam razia di sejumlah hotel maupun tempat kos sebagai obyek sasaran.
Razia tersebut digelar untuk mencegah terjadinya praktik prostitusi dan ketertiban, maupun tindakan asusila bukan suami istri selama memasuki bulan puasa. Ketiga pasangan itu diamankan karena tidak dapat menunjukkan bukti ikatan pernikahan.
Nur Khamid, Kabid Trantibum Satpol PP Kota Kediri mengatakan, dari beberapa tempat kos dan hotel yang kami sisir pada oprasi cipta kondisi kali ini, kami berhasil mengamankan tiga pasangan bukan suami istri.
Ketiga pasangan itu masing-masing adalah Muhammad Suyud (51) warga asal Dusun Panggungsari, Desa Kebonrejo, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri dengan berada satu kamar bersama Susanti (48) warga asal Kelurahan Pakunden, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Mereka berdua diamankan di Hotel Ris. Sedangkan pasangan kedua yaitu Muhamad Aris (23) warga asal Lamongan dengan ditemukan satu kamar bersama Mei Ningrum (26) warga Dusun Balerejo, Kelurahan Rowoharjo, Kecamatan Prambon. Mereka berdua diamankan dari kos milik Ibu Ginting yang berada di Semampir gang 05. Selanjutnya pasangan ketiga yaitu Cahyo Suryono (35) warga asal Kelurahan Mojoroto dengan ditemukan satu kamar bersama Eni Wulan Sari (34) warga asal Jl. Panglima Sudirman, Kelurahan Kampung Dalem, Kecamatan Kota Kediri. Mereka berdua diamankan di rumah kos milik ibu Lastri di Pondok Nirwana 1, Kelurahan Semampir.
“Atas kejadian tersebut mereka kita giring ke Mako Satpol PP Kota Kediri untuk dilakukan pendataan dan pembinaan. Sehabis itu kita kembalikan ke pihak keluarga masing-masing,” ungkapnya.
Menurut Nur Khamid, hotel dan tempat kos yang menjadi sasaran razia diduga menjadi transaksi prostitusi online maupun digunakan sebagai tempat menginap bukan pasangan suami istri untuk berbuat asusila.
Ia juga menegaskan, dengan menggelar razia itu menjadi salah satu upaya untuk menekan kasus kriminal dan penyakit masyarakat. Selama bulan puasa, Satpol PP akan terus melakukan razia untuk meminimalisasi praktik prostitusi online hingga tindakan asusila. Selain hotel, Satpol PP juga akan melakukan razia di rumah kos dan kos eksklusif.(glh/yy)