berita Olah Raga

PERSIK KEDIRI MASIH TERUS DISURUH TETAP BERSABAR

KEDIRI KOTA, demonstran.com -Manajemen Persik Kediri masih harus terus  bersabar dalam menunggu kepastian kapan uang juara akan diberikan oleh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) selaku badan penyelenggara Liga. Pasalnya, hingga kini manajemen masih belum mendapatkan kabar baik tersebut.
Diketahui, Persik Kediri adalah tim yang menyandang predikat sebagai tim terbaik pertama pada kompetisi Liga 3 tanah air 2018 kemarin. Atas torehan tersebut Persik Kediri berhak mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 300 juta atas penyelenggaraan kompetisi tersebut. Dengan ditambah uang best player atau pemain terbaik sebesar Rp 15 juta dan top score atau pemain pencetak gol terbanyak dengan hadiah uang Rp 15 juta. Namun, hingga sejauh ini uang hadiah dengan total Rp 330 juta tersebut belum diterima oleh Persik Kediri dengan alasan yang hingga kini belum diketahui.
“Belum dapat mas hingga detik ini. Padahal kami sudah berkirim surat ke PSSI hingga 3 kali pelayangan. Namun jawabnya ya tetap sama. Disuruh bersabar dan bersabar,” ujar Benny saat dikonfirmasi Tabloid Demonstran Rabu (15/5/2019).
Benny pun berharap, agar uang hadiah tersebut segera diberikan oleh pihak penyelenggara. “Ya semoga bisa segera diberikan. Mengingat kurang lebih 1 bulan lagi kompetisi liga bakal kembali bergulir,” ungkapnya.
Benny juga mengungkapkan, bagi tim yang berdiri tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), dirasa sangat memerlukan asupan dana untuk menunjang perjalanan karir tim selama mengarungi kompetisi. “Kita butuh asupan dana. Uang hadiah tersebut sangatlah penting guna menghidupi tim selama kompetisi berlangsung. Jadi saya harap PSSI mengerti itu,” terangnya.
Diketahui, PSSI juga sempat mendapat teguran dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi terkait uang hadiah yang hingga kini belum terbayarkan. Bahkan Imam Nahrawi sempat memberitahukan kepada seluruh awak media agar menulis terkait berita ini sebesar-besarnya. Agar PSSI tahu dan mendengarnya.(glh/yy)