HEADLINE

Imam Nahrawi Minta PSSI Segera Cairkan Hadiah PERSIK Kediri

KEDIRI KOTA, demonstran.com – Persoalan yang dialami oleh Persik Kediri terkait belum terbayarnya hadiah juara Liga 3 2018 kemarin, mendapat perhatian dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi.

Hal ini diutarakan Imam Nahrawi saat ditemui demonstran.com seusai acara Mata Najwa yang diselenggarakan di Gor Jayabaya Kota Kediri, Sabtu, 23 Maret 2019, (saat itu Imam Nahrawi diundang sebagai salah satu bintang tamu di acara tersebut, Red).
Imam Nahrawi meminta kepada Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) agar segera membayarkan apa yang telah menjadikan hak yang seharusnya diterima oleh tim Persik Kediri. “Itu sudah menjadi hak atas prestasi yang di dapat oleh Persik Kediri. Jangan sampai ditunda-tunda. Kasihan mereka yang memerlukan uang dari hadiah tersebut untuk dipergunakan sebagai penyokong kebutuhan tim,” ujarnya.
Pria kelahiran asal Bangkalan, Jawa Timur, 8 Juli 1973 tersebut mengingatkan PSSI jangan sampai mengulangi kesalahan-kesalahan lamanya.
Diketahui pada saat itu PSSI sempat dibekukan oleh Menpora tepatnya pada 18 April 2015. Hal itu dilakukan lantaran dikubu pengorganisasian PSSI carut marut. Sehingga lewat penandatanganan keputusan Menpora No. 0137 Tahun 2015 tentang Pengenaan Sanksi Administratif Berupa Kegiatan Keolahragaan PSSI Tidak Diakui.
Dengan keputusan itu, maka pemerintahan di tingkat pusat maupun di tingkat daerah, termasuk Kepolisian Negara Republik Indonesia, tidak dapat lagi memberikan pelayanan dan fasilitasi kepada kepengurusan PSSI, dan seluruh kegiatan keolahragaannya. Hal ini dilakukan Menpora agar PSSI kembali ke jalur yang benar dalam mengembangkan sepak bola Indonesia.
“Jangan mengulangi kebiasaan lama. Apalagi klub itu tentu ingin eksis. Dan eksis itu harus sehat dari sisi keuangan, karena mereka akan mempersiapkan tim. Apalagi kompetisi liga sebentar lagi bakal kembali bergulir. Makanya menurut saya tidak boleh ditunda, harus segera dicairkan,” desak mantan DPR RI dua pereode dari PKB ini.
Menpora bahkan meminta kalangan wartawan untuk memberitakan molornya pemberian hak bagi skuad Macan Putih itu secara besar-besaran, sehingga PSSI membaca masalah tersebut. “Soal uang hadiah ini seharusnya sudah direncanakan sejak awal oleh operator. Saya kira hal yang mudah bagi PSSI untuk membayarnya,” ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, Managemen Persik Kediri pernah menagih hadiah Liga 3 ke PSSI karena prestasi sebagai juara. Tetapi, managemen tim kebanggaan masyarakat Kota Kediri ini tidak mendapatkan jawaban yang pasti, hanya diminta untuk bersabah. Seharusnya Persik berhak bonus sebesar Rp 300 juta karena menjadi juara Liga 3, dan hadiah Rp 15 juta untuk top skor yang diraih Septian Satria Bagaskara dan Rp 15 juta untuk pemain terbaik yang disandang Galih Akbar Febriawan.(glh/yy)