POLITIK

Gandeng IAIN Tulungagung, PKD Gelar Ujkan Perangkat Desa

Kediri, demonstran.com – Ratusan desa di Kabupaten Kediri, Rabu (6/3) kemarin menggelar ujian pengisian perangkat. Dalam ujian pengisian perangkat tersebut bekerjasama dengan dua universitas besar yaitu Universitas Brawijaya (UB) Malang dan IAIN Tulungagung. Sebanyak 107 desa menggandeng Unibraw dan 60 desa menggandeng IAIN Tulungagung.

Adapun seleksi pengisian perangkat desa yang dilaksanakan oleh Paguyuban Kepala Desa (PKD) Kabupaten Kediri digelar di Balai Desa Tugurejo Kecamatan Ngasem. Seleksi tersebut diikuti 104 peserta dari 10 desa di 5 wilayah kecamatan yakni Kecamatan Purwoasri, Wates, Ngadiluwih, Plemahan, dan Pagu. Pelaksanaan seleksi bekerjasama dengan IAIN Tulungagung.

Yohansyah Irawan Wahyudi SE, Ketua PKD Kabupaten Kediri merangkap ketua panitia pelaksanaan ujian perangkat versi PKD saat ditemui demonstran.com di lokasi ujian mengatakan, ujian harus berjalan sesuai peraturan.

“Ujian perangkat desa diikuti oleh 5 kecamatan yang terdiri dari 10 desa dengan jumlah peserta 104. Dari seluruh peserta yang ikut ujian akan diambil 33 orang untuk mengisi formasinya di desa,” terangnya, Kamis(7/3).

“Kita harus transparan dalam hal ini, ada lima tahap yang akan dilakukan, dan kami berharap semuanya lancar. Kamipun juga berkoordinasi dengan pihak aparat keamanan sehingga kita upayakan hal ini berjalan lancar,” imbuhnya.

Sepuluh desa yang ikut dalam ujian perangkat meliputi Desa Sumber Agung Kecamatan Wates, Desa Pojok, Kecamatan Wates, Desa Segaran Kecamatan Wates, Desa Mangun Harjo Kecamatan Ngadiluwih, Desa Sukoharjo Kecamatan Plemahan, Desa Lengenharjo Kecamatan Plemahan, Desa Bendo Kecamatan Pagu, Desa Karangpakis Kecamatan Purwoasri.

Nurul Qolbiyati, salah satu peserta ujian dari Desa Pojok Kecamatan Wates mengatakan, ujian diawali dengan ujian tulis yang materinya agama, matematika, blBahasa Indonesia, Kewarganegaraan, dan pengetahuan umum. Kemudian dilanjutkan dengan ujian psikologi dan terakhir wawancara. “Agak sulit sih, tapi saya slalu optimis kalu bisa lolos ujian,” ucapnya.

Kades Tugurejo, M. Shobiri mengaku merasa senang desanya dipilih sebagai lokasi ujian pengisian perangkat desa. “Saya senang saja kalau balai desa Tugurejo ditempati untuk ujian,” ucapnya.(yy/glh)