berita DAERAH

2018, 3.711 Pasutri Bercerai

Kediri, demonstran.com – Sebanyak 3.711 pasangan suami istri (pasutri) do Kabupaten Kediri memutuskan bercerai pada 2018. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sekitar 102 kasus jika dibandingkan jumlah pasutri yang bercerai pada 2017 sebanyak 3.609 pasangan.

H. Mochamad Anis, SH, Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Kabupaten Kediri mencatat, jumlah kasus perceraian di awal 2019 tepatnya pada bulan Januari, sudah mencapai 715 kasus. “Dari jumlah tersebut perkara yang sudah diputus mencapai 267 kasus,” kata Anis kepada wartawan Tabloid Demonstran, Rabu (13/2/2019).

Lebih lanjut Anis mengatakan hampir setiap hari ada warga yang datang baik untuk menanyakan informasi soal perceraian ataupun mendaftar perceraian. “Dalam sebulan rata-rata itu ada 200 -250 kasus yang didaftarkan,” jelasnya.

Dari 3.711 perceraian, 1.456 kasus dipengaruhi oleh faktor ekonomi. Di urutan kedua dipengaruhi oleh faktor perselisihan secara terus menerus dengan angka mencapai 985 kasus, lalu faktor kekerasan dalam rumah tangga dengan angka mencapai 77 kasus, dan faktor keempat dipengaruhi oleh permasalahan kawin paksa dengan angka mencapai 21 kasus, selebihnya dipengaruhi oleh faktor lain-lain.

Anis menjelaskan persentasi masalahnya 60 persen lantaran masalah ekonomi. “Mungkin lantaran ada orang ketiga yang berujung pada tidak diberikannya nafkah,” jelasnya.(glh/yy/vr)