berita KRIMINAL

Aksi Dorong Warnai Unjuk Rasa Kades

Kediri, demonstran.com – Ratusan kepala desa (kades) se-Kabupaten Kediri yang tergabung dalam Paguyuban Kepala Desa (PKD) yang diketuai oleh Johansyah Iwan Wahyudi, Kades Klampitan Kecamatan Purwoasri menggelar aksi demo di kantor Bupati Kediri di Jalan Sukarno-Hata Katang Kediri, Kamis (6/12/2018). Aksi para Kades tersebut meminta kepada Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno untuk segera menjalankan amar putusan Mahkamah Agung (MA) terkait pengangkatan perangkat desa. Namun sayang ratusan Kades tidak ditemui oleh Bupati Haryanti Sutrisno.

Sebelum mendatangi kantor Bupati, ratusan kades berkumpul di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG), tepatnya didepan kantor Dishub. Mereka kemudian meluruk Kantor Pemkab Kediri.

Dalam aksi ini sempat terjadi kericuhan, saat sejumlah kades ingin memasuki kantor bupati namun dihalangi oleh petugas keamanan dari Polres Kediri dan Satpol PP Kabupaten Kediri. Mereka berniat masuk ingin bertemu dengan bupati namun dihadang hingga akhirnya terjadi aksi dorong antara para kepala desa dengan para petugas keamanan.

Setelah aksi dorong dapat dihentikan, para kades menunjuk beberapa perwakilan untuk masuk ke ruang pertemuan yang ditemui oleh perwakilan dari pemerintah daerah dari DPMPD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa) Kabupaten Kediri.

Setelah pertemuan diantara perwakilan kades dengan wakil dari pemerintah daerah usai dan menghasilkan suatu kesepakatan bahwa hari Minggu (9/12), pukul 09.00 WIB bertempat di kantor DPMPD para perwakilan kades akan berkumpul bersama pemerintah daerah guna membahas tahapan pengangkatan perangkat.

“Dari hasil pertemuan di ruang rapat, bahwa besok hari Minggu dari perwakilan kades per kecamatan untuk hadir guna membahas tahapan pengangkatan perangkat, ” ucap Johansyah.

Johansyah menambahkan jika besok 2 orang perwakilan dari para kades akan berangkat ke Jakarta guna mengambil surat keputusan terkait penetapan perangkat ke kemendagri. (yy/glh/vr)