KRIMINAL

Kasus Jasad Bayi Dibuang Direkonstruksi

Kediri, demonatran.com – Kasus jasad bayi dalam kantong kresek warna hitam yang ditemukan di Desa Krenceng Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri, Selasa (4/12/2018) direkonstruksi. Reka ulang dilakukan di tiga lokasi berbeda yang ada kaitannya dengan kasus itu, masing – masing di rumah dukun bayi dan tempat dibuangnya jasad bayi malang itu.

Dalam reka ulang ini, para pelaku memperagakan 31 adegan mulai sebelum persalinan, proses persalinan, hingga membuang bayi. Adegan yang diperagakan sesuai dengan hasil berita acara pemeriksaan (BAP) para tersangka.

Tersangka utama dalam kasus itu yakni ibu bayi, IW (25) warga Desa Karangdinoyo, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri. Diketahui IW yang hamil di luar nikah ini panik karena pria yang menghamili tidak mau bertanggung jawab. Dia lantas berencana untuk membuang bayi yang dilahirkan. Sebelum dibuang bayi terlebih dahulu dihabisi oleh ibunya.

Dalam hal ini IW dibantu oleh KS (51) yang telah membiayai semua proses pengguguran kandungan. IW dan KS merupakan warga satu desa.

Proses persalinan IW sendiri berkat bantuan SM (75) dukun bayi warga Dusun Nglarangan, Desa Krenceng, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri.

Karena malu IW akhirnya menyewa kamar kos. Setelah dari dukun SM, IW kembali ke tempat kosnya.

Saat di kamar kos IW merasakan perutnya sakit akhirnya lahirlah bayi tersebut. IW langsung membekap wajah dan mulut bayinya dengan sarung hingga meninggal. Setelah diketahui sang bayi meninggal, kemudian dimasukkan kantong plastik warna hitam. Baju dan sarung bekas persalinan juga dimasukkan ke dalam tas kresek.

Pagi harinya IW keluar dengan mengendarai motornya menuju ke area persawahan Desa Krenceng guna membuang jasad bayi dalam kresek tersebut di pinggir sawah. Sedangkan baju dan sarung bekas persalinan dibuang ke sungai yang ada di desa Kepung.

AKP Hanif Fatih Wicaksono Kasat Reskrim Polres Kediri, menyaksikan langsung jalannya rekonstruksi menjelaskan, reka ulang ini dilakukan untuk memperjelas terkait kasus pembuangan bayi.

“Ada sekitar 31 adegan yang dilakukan oleh ketiga pelaku di tiga lokasi yang berbeda,” jelasnya.

Rekontruksi kasus pembuangan bayi ini juga dihadiri jaksa dari Kejari Kabupaten Kediri serta pengacara yang ditunjuk untuk mendampingi tersangka.(yy/glh/vr)