berita POLITIK

BKKBN Gaungkan Program Genre, Ini Sasarannya

Kediri, demonstran.com – Remaja saat ini akan menjadi bagian dari Generasi Emas Indonesia, generasi yang pada tahun 2045, saat Indonesia memasuki usia 100 tahun merdeka, akan berusia antara 35-54 tahun. Generasi ini akan berada pada usia produktif sehingga secara pasti akan mewarnai dan menjadi pemimpin bangsa.

Menurut sumber Proyeksi Penduduk Indonesia pada tahun 2016 sebesar 258,7 juta dan penduduk remaja (usia10 – 24 tahun) sekitar 66,3 juta jiwa. Ini berarti 1 di antara 4 penduduk adalah remaja. Jumlah remaja yang besar tersebut adalah potensi yang memerlukan pengelolaan yang terencana, sistematis dan terstruktur agar dapat dimanfaatkan menjadi modal pembangunan ke depan.

Mitra Pusat Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Budi Yuwono mengatakan, salah satu Program Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dalam upaya meningkatkan kualitas hidup adalah mengembangkan Program Generasi Berencana (GenRe).

“Program GenRe adalah program yang mengedepankan pembentukan karakter bangsa di kalangan generasi muda. Program GenRe merupakan wadah untuk mengembangkan karakter bangsa karena mengajarkan remaja untuk menjauhi Pernikahan Dini, Seks Pranikah dan Napza guna menjadi remaja tangguh dan dapat berkontribusi dalam pembangunan,” ujar Budi Yuwono saat ditemui Wartawan Tabloid Demonstran di acara sosialisasi program BKKBN di MAN 3 Kandangan Kabupaten Kediri, setelah memberikan sosialisasi Program Genre di Perguruan Tinggi Akbid Pamenang Kediri (9/11/2018).

BKKBN memberikan apresiasi kepada remaja yang aktif dalam kelompok Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja dalam mengembangkan program GenRe. Setiap tahun BKKBN memilih Duta Genre yang diambil dari remaja yang memiliki kompetensi dan karakter yang sangat baik. Mereka juga akan ditunjuk BKKBN menjadi motivator untuk menyampaikan pesan-pesan Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga.

Generasi milenial

Budi Yowono menekankan, remaja Indonesia saat ini adalah generasi milenial, generasi yang hidup di alam keterbukaan, kebebasan berekspresi, dan dibanjiri beragam informasi yang tentunya muncul beragam persoalan di kalangan remaja.

“Namun kalau remaja Indonesia menjadi Generasi Berencana saya berharap mampu menjadi remaja yang tangguh siap menghadapi masa depan dengan terencana,” kata Budi Yuwono di hadapan para mahasiswa Akbid Pamenang Kediri.

Sementara itu Yenrizal Makmur, perwakilan BKKBN Provinsi Jatim mengharpakan, melalui GenRe remaja dapat memiliki perencanaan dalam hidupnya. Yenrizal juga mengajak generasi muda merencanakan hidup dengan matang.

“Tantangan saat ini cukup berat bagi generasi muda, perkembangan teknologi dan kebebasan harus disikapi dengan bijak, jangan larut, hidup adalah pilihan, pilihan adalah perencanaan,” kata Yenrizal.

Program GenRe di antaranya adalah Kesehatan Reproduksi Remaja, Life Skill, Penyiapan Kehidupan Berkeluarga, serta Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Program GenRe dilaksanakan melalui pengembangan Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja dengan pendekatan dari, oleh dan untuk remaja sesuai dengan kecenderungan remaja yang lebih menyukai bercerita tentang permasalahannya dengan teman sebaya.

Jumlah PIK Remaja saat ini tercatat sekitar 23.579 yang keberadaannya tersebar di 34 provinsi. Kelompok PIK Remaja diharapkan menjadi wadah bagi mereka untuk berkumpul, berbagi cerita, berkreatifitas dan saling tukar informasi. Melalui Program GenRe, remaja dibina dan diarahkan untuk mampu menjalani masa transisi kehidupan remaja.(adv/glh/vr)