berita DAERAH

Kemarau Tak Kunjung Berakhir, Dua Dusun Krisis Air

Kediri,demonstran.com – Krisis air bersih di Kabupaten Kediri terus meluas seiring musim kemarau yang tak kunjung berakhir. Setelah beberapa dusun di Kecamatan Plosoklaten, krisis air juga terjadi di wilayah Kecamatan Semen Kabupaten Kediri yakni Dusun Bobang dan Tawangsari.
Kekeringan mulai terasa sejak satu bulan yang lalu, namun yang paling parah adalah sepekan ini. Sumur-sumur mulai mengalami pengurangan debit air.
Hal itu diungkapkan Randy Aghata, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri. “Banyak sumur-sumur disana mengalami penurunan debit air dan yang terparah adalah sebagian besar sumur disana mengalami kekeringan,” kata Randy Aghata saat ditemui di lokasi, Senin (5/11/2018).
Lebih lanjut Randy mengatakan, BPBD telah melakukan dropping air di dua dusun tersebut.
“Sejauh ini kita lakukan penanganan cepat yaitu dengan melakukan dropping air di dua dusun tersebut. Dan hingga saat ini kita lakukan dropping air sebanyak 3 tanki dengan kapasitas 3.000 liter. Dropping ini akan terus dilakukan seiring dengan kebutuhan di lapangan,” Ungkap Randy.
Sementara itu Wahyu salah satu warga setempat mengaku harus menggali sumur hingga kedalaman 1 – 2 meter.
“Sempat kita lakukan penggalian hingga kedalaman 1 – 2 meter. Namun hasilnya tak sesuai ekspektasi kita. Bisa keluar air, namun dalam kurun waktu tiga hari sumur tersebut mengering kembali,” ujarnya.
Wahyu juga menjelaskan, bahwa penggalian sumur ini tidak dilakukan ia sendiri saja, banyak warga melakukan hal serupa namun hasilnya sama yakni air kembali mengering.(glh/yy/vr)