berita WISATA

Parade Bedug Meriahkan Peringatan Hari Santri Nasional

Kediri, demonstran.com – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Kediri menggelar Parade Bedug untuk memeriahkan peringatan Hari Santri Nasional 2018. Parade ini diikuti oleh anggota Ranting NU di setiap kelurahan, Minggu (4/11/2018).
Parade bedug ini mengambil start di Lapangan Gajah Mada dan finish di Taman Sekartaji Kota Kediri. Para peserta parade menghias bedugnya dengan berbagai hiasan. Bedug diangkut dengan mobil pickup dan juga kendaraan truk.
Parade Bedug ini diikuti sebanyak 150 peserta dari kendaraan roda empat, 20 kendaraan mobil kelinci, dan 500 peserta dari kendaraan roda dua (motor).
Ketua Panitia Hari Santri Nasional 2018 Kota Kediri, Melvin Zainul Aziqin yang akrab disapa Gus Iing ini mengaku parade bedug ini digelar dalam rangka memperingati hari Santri Nasional dengan mengambil tema “Melestarikan Budaya Nusantara”.
“Parade bedug digelar sesuai dengan tema yang kita angkat pada tahun ini yaitu melestarikan budaya nusantara. Bedug, saya rasa merupakan peninggalan budaya nusantara pada zaman dahulu oleh umat islam. Maka dari itu, kita tak salah untuk menggelar acara parade bedug untuk melestarikan budaya nusantara,” kata Gus Iing saat ditemui di sela-sela acara.
Lebih lanjut Gus Iing menjelaskan, bedug pada saat zaman dahulu kala dipergunakan sebagai alat komunikasi bagi umat islam yaitu sebagai penanda masuknya waktu salat. Jadi peran bedug ini sangat sentral bagi umat islam. “Maka dari itu kita wajib menjaga serta terus melestarikan budaya nusantara ini. Jangan sampai generasi-generasi penerus enggan mengenal bedug apalagi meninggalkannya. Meski saat ini telah memasuki zaman modern, tetapi kita wajib untuk menjaga bahkan terus menyuarakannya sebagai umat islam yang senantiasa bertaqwa kepada Allah SWT,” terangnya.(glh/yy/vr)