berita PENDIDIKAN

Kediri, demonstran.com – Lantaran tak kunjung ada kejelasan terhadap aspirasi yang telah disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Kediri, ratusan guru honorer yang tergabung dalam Forum Honorer Kategori Dua Kabupaten Kediri bertolak ke Istana Negara Jakarta untuk menyampaikan aspirasinya kepada Presiden RI Joko Widodo secara langsung.
Setidaknya ada 250 orang yang berangkat ke Jakarta. Mereka berangkat dari Terminal Tamanan Kota Kediri, Senin (29/10/2018).
“Kami akan bertolak ke Jakarta untuk menemui Presiden Joko Widodo dan akan meminta agar kami segera diangkat menjadi PNS tanpa tes,” kata Susilo Setya Nugroho, koordinator aksi yang juga  Sekjen FHK2I Kabupaten Kediri.
“Hal itu karena kami telah melakukan tes PNS tepatnya pada tahun 2013 lalu, namun terkait dengan nilainya hingga detik ini kami masih belum terima. Lucunya lagi, nilai belum ada tetapi pada saat itu sudah ada pengangkatan disana,” ujar Susilo.
Lebih lanjut Susilo mengaku bahwa dirinya bersama teman-teman FHK2I lebih pantas untuk diangkat menjadi PNS.
“Kami sudah berpuluh-puluh tahun menjadi seorang guru. Bahkan anak-anak didik kami yang dulu menjadi siswa-siswi kami kini sudah menjadi orang sukses semua. Maka dari itu tolong kepada Presiden agar memikirkan nasib kami. Disisi lain kebanyakan umur dari anggota FHK2I lebih dari 35 tahun. Sedangkan persyaratan untuk mendaftar menjadi CPNS maksimal berumur 35 tahun. Jadi kami berharap Presiden juga memikirkan hal itu sebagai referensi keputusan,” pungkas Susilo.
Diketahui ada 5 bus yang dipergunakan oleh para peserta aksi untuk berangkat menuju Jakarta. Diperkirakan para guru honorer K2 ini tiba di Jakarta besok Pagi dan akan menuju Istana Negara untuk menyampaikan aspirasinya.(glh/yy/vr)