berita WISATA

Banser Kediri Ikuti Kirab Satu Negeri

Kediri, demonstran.com  – Sebanyak 1000 anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dari Kabupaten Kediri mengikuti Kirab Satu Negeri yang mengelilingi seluruh wilayah Indonesia dari lima titik pulau terluar yang telah dimulai serentak pada Minggu (16/9/2018). Lima titik pemberangkatan adalah Sabang (Aceh), Nunukan (Kalimantan Utara), Miangas (Sulawesi Utara), Rote (NTT), dan Merauke (Papua).
Kegiatan ini direncanakan berakhir di  Yogyakarta pada 26 Oktober 2018 atau setelah menempuh waktu selama enam pekan. Rencananya, Presiden Joko Widodo  dan 100 ribu Banser akan hadir dalam acara apel kebangsaan puncak perayaan “Kirab Satu Negeri” di Yogyakarta.
Di Kediri, tim kirab dilepas oleh Abid Umar Faruq,  Sekretaris PW Ansor Jatim dan Ketua PC GP Ansor Kabupaten Kediri, MH Munasir Huda. Turut mendampingi Kapolres kota dan Kabupaten Kediri yaitu AKBP Anthon Haryadi dan AKBP Rony Faisal, serta Dandim 0809 Kediri Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno. Pemberangkatan berlangsung di area Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri, Sabtu (13/10/2018).
“Kirab ini tujuannya untuk mengokohkan konsensus nasional dan menjadikan Indonesia sebagai inspirasi bagi dunia dalam hal kehidupan yang majemuk dan damai,” ujar Ketua PC GP Ansor Kabupaten Kediri, Munasir Huda.
Makanya, lanjut Munasir, dalam Kirab Satu Negeri ini ditandai dengan pembawaan 17 bendera merah putih sebagai tanggal Kemerdekaan Indonesia. Sedangkan kirab dilepas di 5 titik terluar adalah wujud dari Pancasila yang memiliki 5 sila.
“Melalui kirab ini, GP Ansor mengajak masyarakat untuk semakin menghargai kemajemukan dan keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia. Berbagai keragaman seperti suku, adat, agama, dan bahasa adalah kekayaan yang sangat berharga nilainya. Dan sikap saling menghargai berbagai keragaman itu sudah seharusnya menjadi modal dasar untuk melanjutkan pembangunan yang sudah dirintis para pendiri negeri,” imbuhnya.(glh/yy/vr)