berita DAERAH

Rusak, Elastomer Jembatan Brawijaya Diganti

Kediri, demonstran.com  _ Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintah, dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kota Kediri bersama dengan PT Fajar Parahiyangan sebagai pemenang tender melakukan perbaikan Jembatan Brawijaya, Kamis (4/10/2018). Ini lantaran terjadi kerusakan pada karet elastomer. Perbaikan ditaksir memakan waktu 3 minggu.
Karet elastomer adalah bantalan jembatan yang merupakan komponen penyangga utama girder dengan beton penyangga bagian bawah. Dalam pembangunan konstruksi jembatan, karet elastomer ini berfungsi untuk menahan tekanan atau load beban pada jembatan sehingga tekanan yang diterima oleh jembatan dapat diminimalisir.
“Pada hari ini kita tengah melakukan perbaikan pada karet elastomer yang merupakan bagian penting dari pondasi bangunan jembatan Brawijaya. Sedangkan dalam perbaikan ini membutuhkan waktu selama kurang lebih 3 minggu,” kata Ir Sunyata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Kediri.
“Kami masih belum mengetahui terkait dengan faktor utama penyebab dari rusaknya elastomer ini,” imbuhnya.
Sunyata mengaku, elastomer ini sebenarnya mampu bertahan hingga 20 – 25 tahun. “Namun ya itu tadi, kami juga masih belum tahu kenapa kerusakan elastomer bisa secepat ini. Tetapi yang jelas dengan adanya kerusakan ini sudah menjadi tanggung jawab bagi pemenang tender untuk mengganti dan memperbaiki elastomer yang mengalami kerusakan ini,” jelasnya.
Lebih lanjut Sunyata menambahkan, sesuai dengan deadline masa pengerjaan dari jembatan Brawijaya akan berakhir pada bulan Desember 2018. Dan bersamaan pada saat itu juga Jembatan Brawijaya juga akan dilaunching.
“Sesuai dengan deadline dan perjanjian dengan pihak pemenang tender dalam pengerjaan lanjutan jembatan berakhir pada Bulan Desember 2018. Bersamaan dengan itu akan kita lakukan launching,” pungkasnya.
Sementara itu dari pihak PT Fajar Parahiyangan enggan berkomentar terkait dengan terjadinya kerusakan elastomer ini yang terbilang terlalu dini untuk mengalami kerusakan.
Diketahui dalam pengerjaan Jembatan Brawijaya ini telah dianggarakan senilai Rp 11 miliar dari anggaran APBD Kota Kediri 2018. (glh/yy/vr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *