berita KRIMINAL

Dipicu Dendam, Pengeroyokan Maut di Turus Gurah Tewaskan 1 Korban

Kediri,demonstran.com – Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, Satreskrim Polres Kediri menetapkan 6 tersangka pelaku pengeroyokan yang mengakibatkan Imam Suwondo (32) warga Desa Turus Kecamatan Gurah, meninggal dunia. Saat ini petugas masih melakukan pencarian dua orang pelaku lainnya yang melarikan diri.

Keenam pelaku adalah Candra Aditya (20) asal Desa Bangkok Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri, Endri Prasetyo (22) Desa Turus Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri, Sugiono (30) asal Desa Turus Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri. Lalu, Agus Setiawan (23) asal Desa Turus Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri, Ahmad Jainuri (21) asal Desa Turus Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri, dan Moch Rizal (20) asal Desa Turus Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri

Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal Saiful Faton mengatakan keenam pelaku pengeroyokan ini mengeroyok korban di simpang empat Desa Turus Kecamatan Gurah. Keenamnya diamankan tidak lebih dari 24 jam dari peristiwa nahas tersebut.

“Keenam pelaku ini mengeroyok Imam Suwondo hingga meninggal dunia. Mereka (pelaku) ada yang memukul dengan tangan kosong dan ada yang menggunakan bambu serta batako,” jelas AKBP Roni Faisal, Selasa (2/10).

AKBP Roni Faisal mengungkapkan peristiwa pengeroyokan ini bermula saat korban bersama 3 temannya pulang dari menonton kuda lumping di Desa Gabru Kecamatan Gurah, Minggu (30/9) lalu. Di tengah perjalanan ke empat korban ini dihadang oleh para pelaku yang berada di simpang empat Desa Turus. Para pelaku kemudian menghajar korban hingga babak belur.

Nahasnya Imam Suwono babak belur hingga pada akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian. Candra, salah seorang pelaku mengaku penggeroyokan tersebut karena balas dendam.

Sebelumnya dirinya mengaku jika menjadi korban pemukulan yang dilakukan Imam. Pelaku kemudian mengajak temannya untuk menggeroyok Imam.

“Saat ini kami memburu dua pelaku yang melarikan diri. Dua pelaku itu ialah I dan M. Kami berharap I dan M yang menjadi DPO agar segera menyerahkan diri, ” ungkap Kapolres Kediri.

Sementara itu, akibat dari perbuatannya para pelaku terjerat pasal 170 KUHP ayat 2 dengan ancaman kurungan maksimal 12 tahun penjara. Petugas Sat Reskrim Polres Kediri juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa bambu, pecahan batako dan pakaian milik korban dan pelaku.(glh/yy/vr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.