berita POLITIK

Coret Nama Ganda, KPU Kota Kediri Tetapkan DPTHP

Kediri, demonstran.com – Sebanyak 201.241 warga Kota Kediri masuk dalam Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) untuk pemilihan umum (pemilu) 2019. Data tersebut disampaikan oleh KPU dalam rapat pleno terbuka di rumah pintar pemilu (RPP) Kilisuci, Kamis (13/9/2018) lalu. Jumlah tersebut terbagi atas 98.956 pemilih laki-laki dan 102.685 pemilih perempuan.

Komisioner KPU Kota Kediri Divisi Sosialiasi dan Data Pemilih, Anis Iva Permatasari mengatakan, jumlah DPTHP ini sudah melalui keseluruhan tahapan baik dari proses verifikasi dan tahapan penghapusan terhadap data pemilih ganda, pemilih tidak memenuhi syarat, serta penambahan pemilih baru.

“Seperti pada penghimpunan data ganda yang ditemukan dalam data pemilih. Hal itu terjadi lantaran ada sejumlah faktor penyebabnya. Mulai dari masyarakat yang pindah tempat tinggal namun tidak disertai dengan kepindahan administrasi, serta KTP warga yang lama belum ditarik namun memiliki KTP yang baru. Sedangkan terkait dengan data ganda tersebut KPU telah melakukan sejumlah verifikasi yaitu melalui Panitia Pemungutan Suara (PPS) di masing-masing wilayah yang dikoordinasikan di tingkat RT/RW,” kata Iva saat ditemui wartawan Tabloid Demonstran seusai rapat pleno terbuka.

Ada ketidaksamaan antara rekap KPU, parpol, dan Bawaslu. Data yang telah direkap oleh partai politik menunjukkan jumlah pemilih ganda sebanyak 247.449. Sedangkan Bawaslu mencatat 262 data ganda.

“Setelah kita cermati, rekomendasi dari Parpol itu ternyata mengacu pada data DPS (daftar pemilih sementara) setelah kita verifikasi ternyata itu sudah tidak ganda, jadi tidak perlu kita TMS (Tidak Memenuhi Syarat) kan. Sedangkan dari Bawaslu setelah kita cermati dan kita lakukan verifikasi faktual oleh PPS ternyata hanya 131 pemilih yang dinyatakan TMS ganda, di luar rekom Bawaslu maupun parpol. Kita sendiri mencermati DPT kita dan menemukan sejumlah pemilih ganda,” jelas wanita berkerudung ini.(glh/yy/vr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.