berita EKONOMI

Cuaca Buruk Bikin Kualitas Tembakau Anjlok

Kediri,demonstran.com – Kualitas hasil panen tembakau turun gegara kondisi cuaca yang tak menentu. Hal ini terjadi lantaran tembakau sangat sensitif terhadap anomali cuaca.

Penurunan kualitas tembakau dirasakan oleh para petani di Dukuh Ngasinan Desa Pagung Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri. Para petani merugi karena tembakau diserang jamur.

Katini (39) salah satu petani tembakau mengaku, akibat serangan jamur itu dirinya harus merugi 50 persen dari hasil panen biasanya. “Untuk tembakau kualitas bagus biasanya dihargai Rp 50 ribu per kilogram, tetapi karena ini berjamur dan daunnya banyak yang kering, mungkin ini nanti terjual  Rp 25 ribu – Rp 30 ribu saja per kilogram, karena ini kualitasnya terbilang jelek,” ujarnya saat ditemui wartawan Tabloid Demonstran pada saat penyortian tembakau, Senin (6/8/2018).

Menurut Katini, jamur yang menyerang tembakau disebabkan oleh angin kencang yang beberapa bulan ini menerpa daerah Kediri dan sekitarnya.  “Faktor terpaan angin biasanya membuat tembakau ini jamuran dan kalau sudah jamuran begini sudah tidak bisa diobati. Secara otomatis, ini akan mempengaruhi kualitas tembakau,” ucapnya.

Sebenarnya, musim panen tembakau dimulai September. Tapi lantaran kondisi tembakau diserang jamur, petani terpaksa melakukan panen dini. “Saya terpaksa harus memetik tanaman tembakau terlebih dahulu. Sebab kondisinya telah mengalami penjamuran. Bila hal itu tidak segera dipetik maka kondisi tanaman tersebut tidak layak jual atau tidak laku akibat daunnya terserang jamur,” ungkapnya. (glh/vr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *