berita HEADLINE

Pertarungan Caleg, Gengsi Partai

Terkendala, Ramai-ramai Daftar di Hari Terakhir

Laporan Tim Liputan Tabloid Demonstran

Pendaftaran bakal calon anggota legislatif (legislatif) untuk Pileg 2019 telah berakhir Selasa (17/7). Meski tahap pendaftaran berlangsung hampir dua minggu, namun partai – partai politik justru mendaftarkan bacalegnya di hari terakhir pendaftaran. Sejumlah kendala menjadi penyebabnya.

Salah satu penyebab pendaftaran bacaleg di hari terakhir adalah sulitnya mencari orang yang akan dicalonkan. Tidak heran, bila parpol – parpol menerapkan berbagai strategi agar mendapatkan calon – calon yang dalam jangka panjang bisa mendongkrak perolehan suara saat pileg mendatang. Misalnya dengan menggaet calon – calon yang berusia muda, mempertahankan calon – calon incumbent, serta merangkul tokoh – tokoh yang tenar dan berpotensi mendulang simpati masyarakat. Toh, itupun tak mudah dilakukan. Dinamika itulah yang membuat parpol baru berbondong – bondong mendaftarkan bacaleg di hari terakhir.

Salah satu parpol yang mendaftarkan bacaleg di hari terakhir adalah Partai Nasdem Kota Kediri. “Ya Alhamdulillah, meski kami mendaftar pada hari terakhir. Pada akhirnya kami telah mendaftarkan sejumlah bacaleg sesuai dengan ketentuan,” kata Choirudin Mustofa, Sekretaris DPD Partai Nasdem Kota Kediri.

Masih kata Choirudin, pendaftaran dilakukan di hari terakhir karena pertimbangan pemberkasan yang harus valid. “Kemarin kami sempat mendapatkan problem internal, dan problem ini juga ada sangkut pautnya dengan keterlambatan kami. Problem itu adalah adanya salah satu bacaleg yang kami usung tiba-tiba keluar dan tidak jadi untuk mendaftarkan sebagai bacaleg. Itu terjadi tepat H-1 pendaftaran terakhir bacaleg. Akan tetapi kami sudah mendapatkan gantinya dan pada hari ini kami sudah mendaftarkannya,” ungkapnya.

Meski begitu, Nasdem optimistis bisa meraup suara sesuai target dan mendapatkan 5-6 kursi di DPRD Kota Kediri. “Target ini sangat realistis melihat perkembangan Partai Nasdem saat ini,” imbuhnya.

Hal senada juga diungkap oleh Baru Rohman, Ketua DPD PKS Kota Kediri yang mendaftarkan bacaleg di hari terakhir. “Rata-rata permasalahannya adalah pemberkasan, jadi pemberkasan yang sudah disiapkan untuk pengambilan berkas finalnya kita baru Senin (16/7/2018). Semuanya mungkin mengalami ini, dan tidak hanya PKS saja,” ungkapnya saat ditemui seusai pendaftaran bacaleg di Kantor KPU Kota Kediri, Selasa (17/7/2018). Menurutnya, PKS menargetkan perolehan 4 kursi dewan. “Realistis tambah satu kursi sajalah harapannya,” katanya.

Apakah ada kesulitan selama ini dalam mencari bacaleg ?  Baru Rohman mengaku, mencari caleg yang mau dan bisa untuk bertarung secara politis itu sulit. Jadi kita juga bingung, dan mungkin di semua partai juga mengalami hal ini. Mereka tidak bisa bertarung, tapi ingin menang,” ujarnya sembari meninggalkan para awak media yang melakukan peliputan.

Sementara itu, ada dua partai yang dipastikan tidak mendaftarkan bacaleg di Kota Kediri. Salah satunya PKPI. Hal ini terjadi lantaran sulitnya mencari calon – calon yang masuk dalam daftar bacaleg. Agus Rofiq, Ketua KPU Kota Kediri mengatakan, hingga Selasa (17/7) pukul 17.00 WIB, baru ada 10 partai dari 16 partai yang sudah melakukan pendaftaran.  Partai tersebut adalah Partai Berkarya, Perindo, PKB,  PKS, Demokrat, Nasdem, PAN, PDIP, Golkar, dan terakhir PSI.

“Meski hingga detik ini baru ada 10 partai yang telah melakukan pendaftaran, pihak KPU masih akan menunggu partai-partai yang belum melakukan pendaftaran. Sesuai dengan ketentuannya kami akan menunggu hingga pada pukul 24.00 WIB,” ungkapnya.

Sedangkan terkait dengan PKPI,  kata Agus Rofiq,  memang sebelumnya secara lisan telah menyampaikan tidak melakukan pendaftaran bacaleg karena kondisi partai yang tidak memungkinkan. “Meski begitu, kami tetap akan menunggunya.  Dan batasan akhir adalah pukul 24.00 WIB. Baru kita bisa menyimpulkannya,” ujarnya.

Sementara itu kondisi serupa juga terjadi di KPU Kabupaten Kediri. Bahkan di KPU Kota Kediri hingga pukul 12.00 WIB, Selasa (17/7/2018). Baru ada 2 Partai yang sudah melakukan pendaftaran. “Sejauh ini masih dua partai. Partai tersebut adalah Partai Nasdem dan Golkar,” kata Sapta Andaruisworo, Ketua KPU Kabupaten Kediri.  Kedua Partai ini telah mengirimkan 100 persen bacaleg sesuai dengan ketentuan aturan yang ada.(glh/yy/vr)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *