berita POLITIK

PAC PDIP Kabupaten Kediri Bergolak, Ini Tuntutannya

Kediri, demonstran.com – Sejumlah pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Kediri mendatangi kantor DPC PDIP di Jalab Raya Kediri – Pare Kabupaten Kediri, Kamis (2/8/2018).

Kedatangan mereka untuk menyampaikan protes terhadap tindakan DPC menjelang Pemilu 2019 yang dianggap tidak transparan. Dalam aksi ini, para pengurus PAC juga menyampaikan tuntutan agar Ketua DPC PDIP mundur dari jabatannya.

Tak hanya itu. Masih ada tuntutan lain yang disampaikan pengunjukrasa. Yaitu perubahan DCS (daftar caleg sementara) sesuai dengan peraturan partai nomor 25. Meminta Ketua DPC PDI Perjuangan untuk tidak berpihak kepada salah satu calon Legislatif di setiap Dapil. Meminta kepada Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri untuk memimpin dan mengumpulkan seluruh bacaleg untuk diberikan pengarahan dan sosialisasi secara terbuka terkait dengan pemenangan Pemilu 2019.

Sunaryo, Ketua PAC Purwoasri mengatakan, DPC PDIP selama ini tidak melalui mekanisme yang benar sesuai peraturan partai dalam proses pencalegan, mulai dari penjaringan, seleksi hingga penentuan nomor urut bacaleg. Menurutnya, PAC tidak pernah diajak koordinasi tentang proses tersebut. Terutama pada bacaleg non struktural.

“Padahal sesuai dengan peraturan partai nomor 25 A menjelaskan bahwa semua program, target partai maupun perencanaan partai harus secara terbuka dan dikoordinasikan seluruh anggota struktural partai, tidak terkecuali oleh PAC,” ungkapnya.

“Selama ini kami tidak pernah diajak ngobrol – ngobrol ataupun sosialisasi dengan pihak pengurus DPC terkait dengan Pemilu 2019. Kami juga kaget, tahu – tahu muncul daftar caleg di Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Kabupaten Kediri. Kalau sudah seperti ini lalu buat apa dibentuk strutural di tingkat bawah. Inikan jelas mencederai organisasi. Kami menduga DPC ada permainan sendiri disini,” imbuhnya.

Dalam aksi itu, keinginan pengurus PAC untuk bertemu dengan Ketua DPC PDIP tidak terwujud. Akibatnya mereka melakukan penyegelan terhadap kantor DPC PDIP. Penyegelan akan terus berlaku sebelum tuntutan mereka dipenuhi.(glh/yy/vr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *