berita WISATA

Manusuk Sima, Mengenang Awal Berdirinya Kota Kediri

Kediri,¬†demonstran.com –¬†Pemerintah Kota Kediri kembali menggelar upacara Manusuk Sima bertepatan dengan hari jadi ke- 1139, Jumat (27/7). Upacara digelar di Taman Tirtoyoso.

Subagio, salah satu budayawan asal Kota Kediri menjelaskan, sejarah berdirinya Kota Kediri diawali dari Manusuk Sima. Ini berdasarkan Prasasti Kwak yang berangka tahun 27 Juli 879 M.

Penetapan Kwak sebagai wilayah merdeka (sima) dilakukan oleh raja Mataram Kuno, Sri Maharaja Rake Kayuwangi. “Manusuk Sima berarti penetapan sebuah sima. Sima sendiri adalah sebuah wilayah dimana wilayah tersebut dibebaskan dan diberikan kepada rakyat oleh raja saat itu (Sri Maharaja Rake Kayuwangi-red),”jelas Subagio.

Jika direfleksikan, lanjut Subagio, maka masyarakat Kota Kediri harus dapat memanfaatkan wilayah yang ada saat ini dengan hal – hal positif.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan Kota Kediri, Mandung Sulaksono mengatakan, upacara Manusuk Sima digelar untuk menjaga tradisi budaya lokal.

“Ini merupakan salah satu upaya Pemkot Kediri dalam menguri-nguri kebudayaan lokal. Sekaligus mengenang serta memaknai pada saat kejadian saat itu berlangsung. Ini merupakan moment yang sangat berarti bagi masyrakat Kediri,¬† karena berawal dari Manusuk Sima ini merupakan cikal bakal dari Kota Kediri yang maju, berkembang, serta makmur seperti sekarang ini,” ujarnya.(glh/yy/vr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *