berita EKONOMI

Harga Telur Melejit, TPID Kota Kediri Turun Dilapangan

Kediri, demonstran.com – Dalam rangka mengontrol dan menstabilkan harga kebutuhan pokok dipasaran. Tim Pengendali inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri, pagi ini melakukan sidak di sejumlah Pasar yang ada di Kota Kediri.
Sidak kali ini dilakukan atas dasar kenaikan harga komiditi telur yang terus mengalami kenaikan bahkan terbilang pesat.
Benar saja, harga telur terus mengalami kenaikan selama kurun waktu satu Minggu, dan untuk harga telur sekarang ini berada pada kisaran harga Rp. 26.000 per kgnya.
Yetty Sisworini, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota  Kediri mengatakan, berdasarkan informasi yang beredar dimasyarakat tentang harga komoditi telur yang terus mengalami peningkatan, membuat Tim Pengendali Inflasi Daerah Kota Kediri terjun langsung dilapangan untuk melakukan pengecekan harga secara langsung.
“Dan ternyata benar, harga komiditi telur mengalami kenaikan harga semenjak satu Minggu kemarin. Harga telur tersebut mengalami kenaikan secara bertahap, mulai dari Rp.  20.000 peg kg, naik lagi menjadi Rp. 24.000 per kg, dan saat ini sudah mencapai Rp. 26.000 per kg,” katanya.
Masih kata Yetty Sisworini, berdasarkan keterangan dari para pedagang kenaikan harga telur dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya faktor cuaca yang memang akhir-akhir ini cukup dingin, sehingga faktor tersebut mempengaruhi produksi dari telur ayam itu sendiri. Lalu untuk faktor berikutnya adalah larangan bagi para peternak ayam untuk melakukan pemberian obat-obatan terhadap ayam. Hal ini merupakan kebijakan dari pemerintah pusat, untuk menjaga kesehatan para konsumen yang mengkonsumsi telur.  Nah dari pelarangan pemberian obat-obatan itulah, yang menyebabkan produksi telur juga mengalami penurunan,” terang Yetty.
Lebih lanjut Yetty Sisworini mengatakan,  sejauh ini kami masih melakukan kontrol disejumlah para pedagang yang menjual komoditi telur dipasaran, kontrol ini juga sekaligus bertujuan untuk menekankan kepada pedagang agar tidak menjual dagangannya terlalu mahal,” terang Yetty saat ditemui wartawan Tabloid Demonstran, dilokasi sidak tepatnya di Pasar Pahing Kota Kediri, Selasa (10/7/2018).
Sementara itu berdasarkan pantauan wartawan Tabloid Demonstran terhadap harga kebutuhan pokok dilapangan, saat ini untuk harga cabai rawit dipasaran dijual dengan harga Rp. 50.000 per kg. Harga tersebut justru mengalami penurunan terhitung dari 5 hari kemarin.
Hal ini dijelaskan oleh Erna salah satu pedagang di Pasar Pahing Kota Kediri mengatakan, harga cabai rawit untuk sekarang ini menjadi Rp. 55.000 per kg. Harga tersebut mengami penurunan sebesar Rp. 5.000. Selain itu untuk harga bawang putih masih standart atau terbilang normal, untuk per kgnya saat ini masih Rp. 20.000 per kg untuk bawang putih jenis sinco, dan Rp. 25.000 per kg untuk bawang putih jenis kating,” ungkapnya.(glh/yy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *