berita POLITIK

KPU Kota Kediri Umumkan Hasil Resmi Rekapitulasi Pilwali 2018 – 2023

Kediri,demonstran.com – Hasil perhitungan suara atau rekapitulasi Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kediri pereode 2018 – 2023 telah resmi diumumkan oleh KPU Kota Kediri.
Hasil tersebut menunjukkan bahwa pasangan calon (paslon) nomot urut 2 Abdullah Abu Bakar – Lilik Muhibbah berada di peringkat teratas meninggalkan kedua pesaing lainnya. Sedangkan diurutan kedua diduduki oleh paslon nomor urut 3 Samsul Ashar – Teguh Juniadi dan di peringkat ketiga diduduki oleh paslon nomor urut 1 Aizzudin Abdurrahman – Sudjono Teguh Wijaya.
Abdullah Abu Bakar – Lilik Muhibbah berhasil mengalahkan kedua pesaingnya dengan total suara 85.528 dari hasil persentase 3 wilayah Kecamatan di Kota Kediri yaitu dengan rincian Kecamatan Kota dengan total suara 27.247 Kecamatan Pesantren 26.587 dan Kecamatan Mojoroto 31.694 suara.
Sementara itu di posisi kedua paslon Samsul Ashar – Teguh Juniadi mendapatkan total suara sebanyak 32.749 suara. Sebagai rinciannya dari Kecamatan Kota sebanyak 10.252 suara, Kecamatan Pesantren, 9.809 suara dan Kecamatan Mojoroto, 12.688 suara. Sedangkan diurutan nomer 3 diduduki oleh paslon Aizzudin abdurrahman – Sudjono Teguh Wijaya dengan total perolehan suara sebanyak 29.839 suara. Sebagai rinciannya yaitu Kecamatan Kota mendapat 8.392 suara, Kecamatan Pesantren 10.177 suara dan Kecamatan Pesantren 11.270 suara.
Agus Rofiq, Ketua KPU Kota Kediri mengatakan, Alhamdulillah pada hari ini hasil rekapitulasi Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kediri telah selesai.
Hasil dari rekapitulasi ini menyatakan bahwa pasangan calon Abdullah Abu Bakar – Lilik Muhibbah berada di posisi pertama, diposisi kedua pasangan calon Samsul Ashar – Teguh Juniadi, dan di posisi ketiga ditempati oleh pasangan calon Aizzudin Abdurrahman – Sudjono Teguh Wijaya.
“Dengan hasil tersebut saya mewakili seluruh jajaran KPU Kota Kediri mengucapkan selamat atas terpilihnya kembali pasangan calon Abdullah Abu Bakar – Lilik Muhibbah. Semoga dengan terpilihnya pasangan ini bisa membawa kemajuan bagi Kota Kediri kedepan dan semoga kedua pasangan ini mampu mewujudkan aspirasi-aspirasi dari masyarakat,” Kata Gus Rofiq sapaan akrab Ketua KPU ini.
Ditanya mengenai tingkat persentasi angka kehadiran pemilih. Gus Rofiq mengaku ada peningkatan ditingkat kehadiran dari masyarakat untuk mencoblos.
“Alhamdulillah untuk tingkat kehadiran pemilih mengalami peningkatan hingga 76 persen. Dibanding tahun sebelumnya kita mencatat diangka 74 persen. Perihal ini merupakan kedewasaan dari masyarakat untuk sadar dalam menggunakan hak suaranya,” ungkap Gus Rofiq.
Lebih lanjut Gus Rofiq mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak – pihak terkait didalam mengawal proses pemilukada berlangsung. Alhamdulillah semuanya aman, tentram tanpa adanya money politik, dan tingkat partisipasi masyarakat dalam memilih juga meningkat. Sekali lagi ini catatan terbaik bagi kita semua selaku penyelenggara, semoga di tahun berikutnya yakni dalam agenda terdekat kita adalah pada tanggal 17 April 2019 kita sudah dihadapkan kembali dengan Pemilihan Legislatif dan Pilpres. Semoga dalam kedua agenda itu, semuanya bisa berjalan dengan baik, aman, tentram dan kondusif,” pungkasnya. (glh/yy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *