berita DAERAH

Puluhan Warga Lingkungan Bence Hadang Pembangunan Perumahan

Kediri, demonstran.com – Puluhan warga Lingkungan Bence Kelurahan Pakunden, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri hadang pembangunan perumahan dilokasi setempat. Penghadangan tersebut dilakukan sebagai upaya mereka untuk menolak pembangunan perumahan dilingkungannya. Kerena sejauh ini pihak pengembang juga masih belum melakukan tahapan sosialisasi ataupun pemberitahuan terhadap warga terdampak.
Berdasarkan pengamatan tim Tabloid Demonstran, terlihat  warga melakukan penghadangan atau aksi blokade terhadap lahan yang rencananya akan dibangun sebuah perumahan yang akan dilakukan oleh PT. Pesona Cipta Harmoni Line.
Warga semakin tak terima, karena dari pihak pengembang telah berani mekukan sejumlah pembangunan dititik lokasi, padahal mereka juga belum mengantongi izin dari pihak dinas terkait.
“Selama ini kami tidak pernah diajak bicara tentang rencana pembangunan perumahan ini. Tahu-tahu sudah mulai membangun, sekitar satu mingguan terakhir ini,” kata Nurcholis, tokoh masyarakat Lingkungan Bence, saat ditemui tim Tabloid Demonstran di lokasi obyek permasalahan, Rabu (4/7/2018).
Karena tidak pernah ada sosialisasi, masyarakat khawatir timbul berbagai dampak dari rencana pendirian perumahan itu. Mulai dari dampak lingkungan hingga persoalan sosial.
“Saya pribadi tahunya sudah dibangun pondasi satu unit rumah. Awalnya hanya pasang bor air saja. Ternyata hal itu adalah awal dari proses pembangunan dan saat ini terlihat sudah ada satu bangunan rumah yang akan siap berdiri,” kata Nurcholis.
Setiap pembangunan sudah semestinya diawali dari rencana dan didukung dengan adanya kajian-kajian teknis maupun sosial.
“Bagaimana dengan dampak banjirnya, dampak kemacetan transportasi dan lingkungan. Apakah sudah dipikirkan. Seperti apa kajiannya dan cara mengatasi persoalan-persoalan tersebut. Karena sejauh ini berdasarkan realita dilapangan, lokasi ini sering terjadi banjir  apabila saat musim hujan telah tiba. Bahkan air tersebut sampai meluber hingga menggenangi rumah warga.
“Dalam perihal ini, sebelumnya kita selaku tokoh masyarakat juga sudah mengusulkan untuk adanya perbaikan dilokasi ini kedalam usulan Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan), namun hingga saat ini, nyatanya pengajuan tersebut  belum juga dilakukan,” beber Nurcholis.
Lebih lanjut Nurcholis mengatakan, bila pembangunan ini tidak jelas rencana dan tetap tidak mengindahkan prosedur-prosedur yang ada, kami selaku warga lingkungan akan selalu berontak dan menghadang atas rencana pendirian perumahan tersebut,” tegas Nurcholis.
Sementara itu proses penghadangan ini bersamaan dengan adanya tinjauan lokasi yang dilakukan oleh tim Pemerintah Kota Kediri yang terdiri dari DPM (Dinas Penaman Modal) Kota Kediri, Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah), Dinas PUPR (Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat), BPN (Badan Pertanahan Nasional) Satpol PP Kota Kediri, pihak Kelurahan Pakunden dan Kecamatan Pesantren.
Setioadi, Kasi Perizinan Non Usaha Dinas Penanaman Modal Kota Kediri mengatakan, pada hari ini kami beserta dinas terkait tengah melakukan tinjauan lokasi atas rencana pembangunan perumahan di Lingkungan Bence.
“Sejauh ini masih dalam proses peninjauan, sedangkan dari kami masih belum mengeluarkan izin terhadap pengembang untuk memulai pembangunan. Karena hal tersebut kami masih perlu melakukan pleno terhadap dinas-dinas terkait untuk mengetahui hasil dari pengkajian-pengkajian mereka. Apakah diperbolehkan atau tidak,” terangnya.
Ditanya mengenai pihak pengembang yang sudah memulai melakukan pembangunan dilokasi obyek. Setiodi mengaku akan memberhentikannya.
“Jelas, sementara waktu ini kami akan melakukan pemberhentian terhadap pihak pengembang yang saat ini terus melakukan pembangunan. Pemberhentian tersebut akan diberlakukan selama hasil dari pengkajian telah dikeluarkan,” ungkapnya. (glh/yy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *