DAERAH POLITIK

Masa Kampanye Telah Usai, Bagi yang Melanggar Sanksi Siap Diberlakukan

Kediri, demonstran.com – Masa kampanye pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Kediri beserta calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur telah berakhir. Seiring berakhirnya masa kampanye, seluruh alat peraga kampanye (APK) pasangan calon (paslon) yang selama ini terpasang di tempat-tempat umum harus sudah dibersihkan semua. Masa tenang ini sudah dimulai semenjak 1 hari yang lalu yakni pada Minggu (24/6/2018).
Sesuai dengan undang-undang yang mengaturnya pada undang-undang Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 2 tahun 2018 tentang tahapan, program, dan jadwal Pilkada. Istilah yang tertuang adalah masa tenang dan pembersihan alat peraga kampanye dimulai pada 24 – 26 Juni 2018.
Sedangkan dalam peraturan PKPU pada nomor 4 tahun 2017 tentang kampanye dalam Pilkada, pasangan calon dilarang menjalankan kampanye dimasa tenang.
Agus Rofiq Ketua KPU Kota Kediri mengatakan, mulai hari kemarin KPU telah menetapkan hari tenang. Dengan penerapan tersebut berarti kegiatan-kegiatan yang berbau kampanye dari setiap paslon harus sudah di stop.
“Dalam masa tenang tersebut pihaknya akan gencar melakukan pemantauan untuk mengantisipasi adanya kemungkinan aksi kampanye terselubung yang dibalut dengan kegiatan bagi-bagi sembako gratis, money politic, dan indikasi intimidasi. Menurutnya hal-hal tersebut cukup rawan terjadi saat masa tenang,” kata Gus Rofiq sapaan akrab Ketua KPU Kota Kediri ini.
Lebih lanjut Gus Rofiq menambahkan, jika dalam masa tenang ternyata ditemukan adanya kegiatan kampanye, maka ada sanksi pidana yang menanti. Untuk itu Gus Rofiq kembali mengingatkan kepada paslon maupun tim masing-masing untuk menaati seluruh aturan yang ada. “Harapan kami di masa tenang ini paslon maupun tim dapat menaati semua peraturan. Bagaimana menciptakan situasi tetap damai dan tertib,” harapnya.(glh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *