berita POLITIK

Polres Kediri Kota Terjunkan 600 Personil untuk Amankan Ditiap TPS 

Kediri,demonstran.com – Pemilihan Umum (Pemilu) Calon Walikota dan Wakil Walikota Kediri (Pilwali) tinggal menghitung hari.
Dalam moment tersebut tentunya perlu didampingi dengan sistem keamanan yang ketat dan juga cepat dalam menjaga serta mensukseskan moment dimana saat pemilihan umum berlangsung.
Pasalnya, di moment pesta demokrasi seperti halnya Pemilukada  sangatlah besar potensi akan terjadinya konflik ataupun kekisruan. Potensi itu bisa saja terjadi akibat adanya salah satu kelompok atau pihak yang tidak menerima dengan lapang dada dari kekalahan calon yang dijagokan.
Atas hal itu, Kepolisian Resort Kediri Kota telah melakukan berbagai bentuk antisipasi-antisipasi terhadap tingkat kerawanan dan juga konflik yang mungkin bisa saja terjadi dilapangan nanti.
Bentuk antisipasi itu adalah dengan menerjunkan 600 personil anggota kepolisian resort Kediri Kota untuk menjaga di setiap TPS-TPS yang ada di wilayah Kota Kediri.
“Hal ini kita lakukan untuk menjaga kondusifitas pada saat pemilukada nanti berlangsung,” Kata Kapolres Kediri Kota, AKBP Anthon Haryadi, saat ditemui wartawan Tabloid Demonstran seusai acara Debat Publik Pilwali Kota Kediri, Jum’at (22/6/2018).
Masih kata Anthon Haryadi, bentuk pengamanan tersebut kita lakukan mulai H-1 hingga H+1 paska pemilukada berlangsung.
“Jadi, satu hari sebelum dilakukan pencoblosan, personil kami sudah melakukan penjagaan dan terjun langsung ditiap TPS-TPS yang nantinya akan dijadikan tempat pemilihan umum berlangsung. Dan, personil kami tersebut akan berjaga dan berada disitu hingga H+1 atau lebih tepatnya hingga 28 Juni 2018,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kapolres Kediri Kota mengatakan, dalam pelaksanaan penjagaan nanti tidak hanya dilakukan oleh anggota kepolisian saja. Namun, dari anggota TNI, Linmas dan juga satuan lainnya juga ikut serta dalam melakukan pengamanan pada saat pemilihan umum nanti.
“Mudah-mudahan dalam pemilihan umum nanti, diwilayah Kota Kediri benar-benar aman, kondusif, serta tidak ada permasalahan satupun yang muncul pada saat hari H nanti. Tentunya hal ini perlu dicanangkan bagi masing-masing kelompok akan kedewasaan cara berpolitik,” pungkasnya.
Diketahui dalam pemilihan umum calon Walikota dan Wakil Walikota Kediri nanti akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018.
  1. Ada tiga pasangan calon yang akan menjadi kandidat untuk memperebutkan kursi nomor satu di Kota Kediri. Paslon nomor urut satu. Aizzudin Abdurrahman – Sujono Teguh. Paslon nomor urut dua. Abdullah Abu Bakar – Lilik Muhibbah, dan paslon nomor urut tiga. Samsul Ashar – Teguh Juniadi. (glh/yy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.