berita EKONOMI

Bahan Baku Minim

Kediri, demonstran.com – Munah (60), penjual kulit ketupat dadakan sedang menata dagangannya di Jalan Sam Ratulangi Kota Kediri, Kamis (21/6). Tahun ini, pengrajin kulit ketupat mengalami kesulitan untuk membeli bahan baku berupa janur (daun kelapa yang masih muda). Menurutnya, janur sulit didapat akibat banyak pohon kelapa yang terkena hama wawong, yang menyerang pupus daun kelapa.

“Harga kulit ketupat harganya mahal karena bahan bakunya sulit. Tahun lalu harganya Rp 8 ribu per 10 biji, saat ini Rp 10 ribu per 10 bijinya,” ujar nenek asal Desa Sukoanyar Kecamatan Mojo Kabupaten Kedirii itu.

Hal serupa juga dikeluhkan oleh Rasimin (67), pengrajin kulit ketupat lainnya. Biasanya, harga janur hanya Rp 20 ribu per papah (70 hingga 80 lembar janur). Saat ini harganya naik menjadi Rp 30 ribu hingga Rp 40 ribu per papah. “Harganya naik, barangnya yang tidak ada. Biasanya, janur berasal dari wilayah Blitar raya,” kata pengrajin kulit ketupat asal Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri itu. (hya/ran)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *