berita KRIMINAL

Perampok Satroni Rumah Warga Tarokan dan Bacok Penghuni Rumah

Kediri,demonstran.com -YaAllah, lagi-lagi kasus perampokan yang berujung kekerasan terhadap korban kembali terjadi di Kediri.
Kali ini terjadi di Dusun. Beji RT. 02 RW. 07 Desa Cengkok, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri pada Senin (11/6/2018), tepatnya pada pukul 19.30 wib, yang diketahui rumah tersebut adalah kediaman dari saudara Sutrisno, anggota TNI yang berdinas di Tuban.
Kejadian perampokan tersebut membawa korban 1 orang yaitu AY (14) anak korban yang pada saat itu ia sedang berada di rumah sendirian. AY menerima luka yang cukup serius pada tubuhnya setelah dibacok pelaku perampokan menggunakan clurit.
Kasat Reskrim Kediri Kota Ridwan Sahara menjelaskan, kronologi kejadian tersebut bermula saat korban sedang berada di dalam rumah sendirian. Yang diketahui, pada saat itu sang Ibu sedang menjalankan ibadah sholat tarawih di mushola terdekat, sedangkan ayahnya pada saat itu juga tidak ada dirumah melainkan sedang bekerja.
Kejadian itu tepat pada pukul 19.30 WIB. Pelaku mencoba mematikan lampu listrik rumah korban melalui meteran yang berada di depan rumah, akhirnya korban keluar dan menyalakan meteran listrik dan masuk kembali ke rumah.
Beberapa waktu kemudian lampu kembali padam, dan akhirnya korban keluar kembali dengan menyalakan lampu hp, akan tetapi saat korban hendak membuka pintu tiba-tiba pelaku langsung melakukan pembacokan pada tubuh korban.
Dalam pembacokan tersebut pelaku mengenai bagian tangan korban hingga hp korban terjatuh dan akhirnya diambil oleh pelaku,” ungkap Ridwan Sahara.
Masih kata Ridwan Sahara, pelaku selanjutnya menyeret korban masuk ke kamar ibu korban. Kemudian pelaku mengobrak abrik kamar tersebut dan pelaku berhasil mendapati hp milik ibu korban.
Tak berhenti disitu, karena pelaku kesal tak mendapati harta benda yang besar, pelaku kembali menganiaya korban. Korban saat itu sempat bilang kalau dia adalah anaknya tentara.
Namun pelaku tak menggubris dari perkataan korban,  pelaku justru membuka mulut korban dan menusuknya menggunakan dua jari pelaku sehingga korban tidak bisa teriak karena kesakitan. Tak hanya itu, pelaku kembali bringas dan kembali melakukan pembacokan terhadap korban. Sehingga korban mengalami luka bacok atau sayatan dari clurit tersebut di sejumlah tubuhnya,” beber Ridwan Sahara.
Lebih lanjut Ridwan Sahara mengatakan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi mengamankan satu buah clurit yang lepas dari gagangnya, kemudian satu buah karung kain warna putih diduga milik pelaku.
“Hasil olah TKP, modus pelaku diawali dengan mematikan meteran listrik untuk memastikan penghuni rumah,” terangnya. Atas kejadian ini, jajaran Polres Kediri Kota dibantu Polsek Tarokan langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini.
Sementara itu untuk kondisi korban sekarang ia sedang menerima rawatan intensif di RS. Muhamadiyah, Mojoroto Kota Kediri. (glh/yy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *