KRIMINAL

Banser dan Keluarga Korban Minta Pelaku Segera Ditangkap.

Kediri,demonstran.com – Anggota Banser Kabupaten Kediri meminta agar pelaku perampokan yang menyebabkan Binti Nafi’ah pedagang klontong asal Jl. Angsa RT.02 RW.02 Desa Canggu Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, tewas setelah dianiaya oleh perampok.
Hal ini di ungkapkan oleh Ali Imron, Ketua Rijalul Ansor PAC Kecamatan Badas, yang juga anggota Banser satkoryon Kecamatan Badas Kabupaten Kediri mengatakan, kami meminta agar kasus perampokan yang menyebabkan kematian anggota muslimat Fatayat NU ini (Binti Nafi’ah) supaya segera diusut dan ditangkap pelakunya.
“Binti Nafi’ah ini adalah orang baik, beliau selalu rutin dalam mengikuti kegiatan keagamaan. Jadi kalau beliau diperlakukan seperti ini, terus terang kami tak terima,” ungkapnya.
Masih kata Ali Imron, yang jelas kami ingin permasalahan ini segera diusut tuntas, kami tak ingin kasus ini terjadi berlarut-larut dengan rentan waktu lama, dan kami bersama teman-teman banser siap mengawal kasus yang menyebabkan sahabat kami meninggal dunia,” ungkapnya saat ditemui di RS Bhayangkara Kota Kediri, saat mendampingi proses otopsi jenasah korban.
Sementara itu Ayah almarhum Binti Nafi’ah, Bapak Waridi, saat ditemui oleh tim Tabloid Demonstran di lokasi RS. Bhayangkara Kota Kediri meminta, agar pelaku segera dicari dan dihukum seberat-beratnya.
“Saya tak terima anak saya diperlakukan seperti ini. Anak saya adalah orang baik, jadi tak sepantasnya diperlakukan seperti ini.
Kami ingin pelaku supaya segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya,” ujarnya.
Diketahui tewasnya Binti Nafi’ah ini terjadi pada 9 Juni 2018, tepat pada pukul 03.00 WIB. Dan sejauh ini, untuk kondisi jenazah telah dilakukan otopsi di RS. Bhayangkara Kota Kediri sebagai data pendukung penyidikan dalam pengungkapan kasus ini.(glh/yy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *