berita EKONOMI

Hari Terakhir Penukaran Uang, Diwarnai Kericuhan

Kediri, demonstran.com – Dihari terakhir penukaran uang baru dan kecil melalui kas keliling yang bertempat di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri berakhir ricuh, Sabtu (26/5/2018).
Berdasarkan pantauan dari tim Tabloid Demonstran, nampak terjadi aksi dorong-dorongan pada saat proses penukaran uang berlangsung. Bahkan terlihat, ada seorang ibu-ibu yang terhimpit ditengah-tengah antrian hingga menjerit kesakitan. Ada pula yang tersungkur hingga jatuh ketanah.
Seperti yang dialami oleh Yayuk (45) warga asal Pare Kabupaten Kediri. Ia terjepit diantara ratusan orang yang berjubel disana.
“Sakit mas, dihimpit oleh orang banyak,” katanya dengan masih memegangi tangannya yang merasa kesakitan.
Yayuk mengaku kecewa, karena ia tak dapat menukarkan uangnya pada hari ini.
“Padahal saya sudah mengantre dari pukul setengah dua belas tadi. Bahkan saya sholat dhuhur di lokasi dekat sini, namun kenyataannya saya tidak dapat apa-apa,” ungkapnya dengan nada kecewa.
Sebenarnya saya juga merasa kesal dengan mereka yang tidak mentaati peraturan. Mereka yang seharusnya antre sesuai dengan urutan barisannya, namun mereka justru menyelonong kedepan yang pada akhir berbuah kericuhan seperti ini.
“Harusnya kalau mereka datangnya terlambat, ya seharusnya mereka menerima sesuai dengan urutan yang ada. Jangan sampai terjadi aksi saling dorong yang pada akhirnya merugikan bagi orang lain, seperti halnya saya yang seharusnya dapat menjadi tidak dapat,” ucapnya.
Sementara itu Beny Wicaksono, Kepala Tim Sistem Pembayaran Pengelolaan Uang Rupiah dan Keuangan Inklusif Bank Indonesia Perwakilan Kediri mengaku bahwa pada hari ini merupakan hari terakhir penukaran uang kecil dan baru lewat progam kas keliling.
“Namun jangan sampai timbul rasa kecewa dulu bagi masyarakat Kediri khususnya yang belum bisa menukarkan uang dikesempatan program kas keliling ini. Tenang saja, kami masih ada program lainnya yakni dengan bekerja sama dengan seluruh bank yang ada di Kediri untuk melayani penukaran uang kecil dan baru. Program ini kita berlakukan mulai tanggal 28 Mei 2018. Sementara untuk jadwalnya adalah hari Selasa dan Kamis pukul 09.00 – 10.00 Wib. Namun karena hari selasa tanggal (29/5) itu adalah tanggal merah, khusus tanggal tersebut kita ganti pada hari senin yakni tanggal (28/5),” ungkap Beny.(glh/yy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *