KRIMINAL

Ditinggal Sholat Tarawih, Motor Raib Digondol Maling

kediri, demonstran.com –  Nasib apes dialami oleh Mochammad Kholik (46) warga Jl. Raung gg Masjid 09 RT 03/RW 02 Kelurahan Banjarmlati Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, yang harus kehilangan motornya saat ditinggal sholat tarawih disebuah Mushola di Kota Kediri.
Kejadian itu berawal saat Mochammad Kholik (korban) sedang menjalankan sholat tarawih di Mushola Sunan Ampel, Jl.Gatot Subroto, Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, Senin (21/5/2018).
Sewaktu keluar masjid, korban langsung bergegas menuju area parkir yang berniat untuk segera pulang kerumah. Namun sesampainya di lokasi parkir, tak disangka motor miliknya telah raib.
Mengetahui motornya raib, akhirnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Mojoroto. Mendapat laporan tersebut petugas langsung melakukan serangkaian penyidikan secara cepat.
Usai menerima laporan, polisi langsung mencari informasi pelaku curanmor. Pada Rabu 23 Mei 2018 sekitar pukul 09.00 WIB, Kanit Reskrim Polsek Mojoroto mendapat informasi bahwa pelaku Curanmor yang  di Mushola Sunan Ampel Jl. Gatot Subroto Kel. Ngampel Kec. Mojoroto Kota Kediri berada di Wilayah Kecamatan  Sumber Baru Kabupaten Jember.
Mendapatkan informasi tersebut akhirnya petugas Unit Reskrim Polsek Mojoroto berhasil meringkus tersangka Eko Hari Purnomo (45) bekerja sebagai Sopir Travel, warga Dusun Krajan Kidul RT, 01/RW 11 Desa Yosorati, Kecamatan Sumber Baru, Kabupaten Jember.
Kapolsek Mojoroto Polresta Kediri, Kompol Didit Prihantoro mengatakan, pelaku berangkat dari Jember naik bus kemudian turun di pertigaan Mataram Barat Mojoroto Kota Kediri. Pelaku berjalan kaki ke arah utara.
“Pelaku mengamati Mushola Sunan Ampel yang pada saat itu sedang melaksanakan sholat tarawih. Setelah itu, dia masuk dan pura-pura hendak ikut Sholat tarawih,” kata Didit Prihantoro, Jum’at (25/5/2018) saat dilakukannya press realese.
Eko mencuri sepeda motor di area parkir Mushola Sunan Ampel Jl. Gatot Subroto Kelurahan Ngampel, Kecamatan Mojoroto, pada Senin (21/5/2018). Pelaku diamankan di rumahnya di wilayah Jember, setelah sebelumnya menjadi buron.
Sambil mengamati situasi sekitar, kemudian pelaku langsung menggasak sepeda motor dengan cara memakai kunci palsu. Kemudian pelaku kabur.
“Saya perintahkan anggota untuk langsung lidik ke Jember. Pada Kamis 24 Mei 2018 sekira jam 08.00 WIB, kami berhasil mengamankan pelaku beserta 1 Unit Sepeda motor Honda Vario warna merah sebagai barang buktinya, namun plat nomornya dari kendaraan tersebut sudah tidak ada,” pungkasya.
Sementara itu berdasarkan keterangan pelaku, ia melakukan perbuatan tersebut untuk keperluan hidupnya. Motor tersebut rencananya akan di jual ke Jember dengan harga Rp. 2,5 juta rupiah.(glh/yy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *