berita DAERAH

Tim Labfor Polda Jawa Timur Identifikasi Meledaknua SPBE PT. Sinar Buanna

Kediri, demonstran.com – Pasca meledaknya SPBE (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji) PT Sinar Hasil Buana di Desa Ngebrak, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri. Kini jajaran Kepolisian Resort Kediri beserta Tim Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur tengah melakukan identifikasi  terhadap lokasi tempat kejadian perkara (TKP), Senin (16/4/2018).
Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk mengungkap dari penyebab terjadinya ledakan yang kemarin, Minggu (16/4/2018) sempat membuat geger warga.
Kapolres Kediri AKBP Erick Hermawan memastikan, aktivitas di SPBE Ngebrak sudah kembali normal. Namun, lokasi ledakan masih ditutup untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Selain itu, petugas juga memasang garis polisi di TKP, termasuk di parkiran tempat puluhan kendaraan yang ikut terbakar.
Sedangkan untuk satu korban luka bakar Kapolres menegaskan bahwa seluruh biaya pengobatan akan ditanggung oleh perusahaan, termasuk puluhan motor yang ikut terbakar.
“Untuk korban yang kini sedang menjalani perawatan adalah tanggung jawab perusahaan. Termasuk kendaraan sepeda motor milik karyawan sebanyak 30 unit yang sempat ikut terbakar juga akan ditanggung oleh perusahaan,” jelas Kapolres.
“Sementara ini kami masih terfokus pada identifikasi penyebab dari kejadian. Dan semua masih dalam proses olah TKP,” tambahnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, dalam kejadian ini menyebabkan satu karyawan SPBE mengalami luka bakar akibat ledakan tersebut. Pria nahas tersebut yakni Hari Yudianto (36) warga Desa Besuk, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri. Hari Yudianto dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Kediri karena mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya.(glh/yy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *