berita DAERAH

Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) PT Sinar Hasil Buana Meledak.

Kediri, demonstran.com – Kejadian meledaknya stasiun pengisian bahan bakar elpiji (SPBE)  PT.  sinar Hasil Buana Yang bertempat di desa Ngebrak tersebut meledak tpada pukul 14.30 WIB, tepatnya Senin (16/4/2018) sore.
Akibat dari ledakan SPBE tersebut membuat puluhan motor milik karyawan hangus terbakar. Tak hanya itu, salah seorang karyawan-pun mengalami kondisi kritis setelah terkena dari dampak ledakan tersebut.
Diketahui, nasib nahas itu dialami oleh Hari Yudianto (36) warga Desa Besuk, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri. Ia langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Kediri, setelah mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya yang luar biasa.
“Menurut para saksi di sekitar lokasi, Hari Yudianto saat itu sedang beraktifitas sebagaimana kesehariannya sebagai seorang karyawan di SPBE. Tidak ada aktifitas lain yang diluar rutinitas dia. Saat itu ia sedang mengoperasikan mesin-mesin yang memang sudah menjadi keahliannya sebagai seorang teknisi di SPBE Ngebrak ini,” jelas Danramil Gampengrejo Kapten Kav Suradi.
Namun nahas kejadian meledaknya SPBE ini tak bisa terhindari lagi. Kejadiannya tersebut bermula dari terdengarnya suara desisan yang amat sangat keras yang kita duga suara desisan tersebut muncul dari tabung epiji berukuran 50 kg yang berada di dalam ruangan mesin warp. Sesaat itu juga dibarengi dengan suara ledakan keras serta mengeluarnya kobaran api yang begitu besar di dalam ruangan warp yang diketahui diruangan tersebut ada salah satu karyawan yang bernama Hari Yudianto itu tadi.
Atas kejadian ini korban seketika langsung dibawa di RS Bhayangkara untuk segera mendapatkan penangan secara intensif. Karena kita ketahui tadi, korban mengalami luka bakar;  disekujur tubuhnya.
Sementara itu Kapolres Kediri AKBP Erick Hermawan saat ditelfon melalui via seluler mengaku bahwa anggotanya masih melakukan olah tkp untuk mencari penyebab ledakan. Sedangkan pegawai yang menjadi korban ledakan telah dilarikan dan sedang dalam perawatan RS Bhayangkara Kota Kediri.
“Kami masih berusaha untuk mendeteksi dan juga mendalami dari kasus terjadinya ledakan di SPBE Ngebrak ini. Untuk hasil atau ledakan ini disebabkan oleh apa, kami masih dalam tahapan identifikasi,” jelas Erick.(glh/yy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *