berita REFLEKSI

Angel’s Billabong dan Broken Beach Jadi Menu Wajib

Nusa Penida, Potensi Lain Andalan Wisata Propinsi Bali ( 1 )

Ke Pulau Bali dan mengunjungi Pantai Kuta, Sanur, GWK, Pantai Pandawa, Nusa Dua ataupun tempat-tempat seperti Bedugul, dream land mungkin sudah pernah, bahkan ada yang sudah sering, mungkin. Tetapi mengunjungi tempat-tempat indah di bagian timur Bali, tepatnya di kawasan Nusa Penida dan Nusa Lembongan bagi saya masih yang pertama. Mungkin bagi pembaca juga. Untuk itu, kami, saya bersama-sama dengan tim ( istri dan anak-anak ) sengaja ingin menuliskan sedikit pengalaman datang ke bagian lain propinsi Bali tersebut

Pulau Bali memang indah dan banyak tempat wisata, tetapi pulau lain di luar pulau Bali tetapi masih dalam propinsi Bali juga tidak kalah indahnya bila dibandingkan yang ada di kawasan dalam pulau Bali. Pulau Nusa Penida misalnya, ternyata pulau yang masuk wilayah Kabupaten Klungkung itu banyak tempat yang luar biasa. Tidak hanya indah, tetapi menampilkan pemandangan-pemandangan unik yang jarang bisa ditemui di luar tempat tersebut.
Berbeda dengan kalau kita ingin wisata di pulau Bali, jika kita ingin wisata ke kawasan Nusa Penida harus mempersiapkan waktu secara khusus. Paling tidak butuh waktu satu hari untuk bisa menikmati wisata di tempat itu. Itupun mungkin hanya beberapa tempat saja yang bisa dikunjungi. Karena untuk bisa berkunjung secara lengkap, menurut Made, driver kami, harus menginap di pulau itu paling tidak dua malam. Jadi ada paketan lengkap 3 hari dua malam. Sayangnya informasi itu kami dapat terlambat, kami terlanjur booking kamar hotel di kawasan Pantai kuta penuh selama di Bali. Tapi janji tim kami, saatnya nanti harus menginap di Nusa Penida ataupun di kawasan Nusa Lembongan.
Untuk sampai ke Pulau Nusa Penida ada beberapa jalur yang bisa dilalui. Tapi kami memilih jalur penyeberangan dari Pantai Sanur. Selain lebih dekat, juga lebih banyak kapal penyeberangannya baik speedboat, kapal Roro maupun kapal tradisional. Demi rasa aman dan nyaman serta lebih cepat, kami memilih speedboat untuk menyeberang ke pulau yang merupakan wilayah satu kecamatan itu. Hanya saja sekedar kritik, standar nahkodanya memang perlu mendapatkan perhatian. Beberapa penumpang asing mengeluh nahkodanya terkesan ugal-ugalan.
Sekitar 45 menit dari pantai Sanur, kita sudah sampai di Kawasan Nusa Penida. Di Pelabuhan Nusa Penida sudah banyak mobil penjemput, ataupun yang ingin sewa motor juga banyak di wilayah tersebut. Dari pengamatan saya, turis domestik lebih banyak menggunakan mobil, sedangkan turis-turis asing, terutama yang dari Australia lebih senang menggunakan roda dua, bahkan ada yang jalan kaki dan menempuh tempat-tempat wisata dengan waktu berhari-hari.
Sasaran pertama dan merupakan menu wajib bagi wisatawan yang berkunjung ke Nusa Penida adalah kawasan pantai Atuh dan Uug. Di kawasan tersebut terdapat tempat-tempat yang sangat terkenal yaitu Angel’s Billabong dan Broken Beach yang namanya juga sudah menginternasional. Bahkan yang memberi namapun juga bukan orang lokal tetapi orang asing. “Namanya memang bahasa asing, karena yang memberi nama juga orang asing,” kata Made yang menjadi sopir sekaligus pemandu.
Angel’s Billabong merupakan kawasan foto stop yang sangat indah, bahkan teramat indah. Batu karang, berjajar dengan batu gunung menyatu dengan pantai, menjadi tempat indah yang sulit untuk dilukiskan. Kata Made, tempat ini ada yang memang hampir menyamai di Thailand yang namanya juga Billabong. “Tempat ini selalu menjadi tempat foto yang sangat disukai, baik oleh turis asing maupun turis lokal,” katanya.
Sedangkan Broken Beach memang tempat aneh yang tidak ada duanya. Ada tanah ambles yang sangat dalam dan lebar, ditembus air pantai yang sangat deras. Jadinya seperti terowonganlaut. Kalau masalah ini, Made menceritakan, asal-usul Broken Beach adalah adanya satu keluarga yang mendapatkan kutukan. Sehingga rumahnya ambles dan dibenamkan oleh air pantai. Rumah itupun terhanyut ke tengah laut. Dan saat ini adalah bekas tanah ambles tersebut…….. ( Nur Wakhid / bersambung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *