berita KRIMINAL

Puluhan Truck Muatan Pasir  Ditilang

Kediri, demonstran.com – Puluhan Truck bermuatan pasir diamankan oleh petugas gabungan Dishub (Dinas Perhubungan) Kabupaten Kediri dan Satlantas Polres Kediri Kota dalam rangka operasi penertiban truck overload atau kelebihan tonase dan perlengkapan surat – surat.

Operasi ini dilakukan sebagai upaya dalam menjaga keamanan dan kenyaman pengguna jalan dalam berkendara sekaligus mencegah potensi terjadinya laka – lantas dan mencegah terjadinya kerusakan jalan yang disebabkan oleh kelebihan tonase pada truck.

Berdasarkan pantauan Tim Tabloid Demonstran, terlihat beberapa truck angkutan pasir tersebut banyak yang diamankan oleh petugas.

Suradi Kepala Bidang Dalop (pengendalian operasional) mengatakan, pada hari ini, Kamis (29/3/2018) Dishub Kabupaten Kediri bekerjasama dengan Satlantas Polres Kediri Kota tengah melakukan penertiban terhadap angkutan kendaraan truck pasir diwilayah Desa Banyakan Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri.

“Alhasil, dalam operasi ini kurang lebihnya sebanyak 15 Truck berhasil kita tilang karena telah melanggar aturan. Mulai dari kelebihan tonase angkutan dan surat – surat perlengkapan kendaraan yang tidak lengkap,” ujarnya.

Lebih lanjut Suradi mengatakan, berdasarkan aturan yang ada, sebuah truck dapat diizinkan oprasional dengan ketentuan Maksimum muatan sebesar 8 ton saja. Namun dilapangan tadi kita temukan mereka melebihi muatan semua. Karena itu kita langsung menindak tegas dengan cara menilangnya dan selanjutnya akan kita amankan di Kantor Dishub Kabupaten Kediri untuk mengurangi jumlah muatan,” terangnya.

Terpisah, Adi Sujarno warga desa setempat tepatnya Desa Banyakan RT. 2 RW. 2 Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri mengaku resah dengan adanya truck bermuatan pasir tersebut yang berlalu lalang melewati kediaman rumahnya itu.

“Ratusan truck tersebut kalau kita amati terasa tak ada habisnya lewat disini. Karena jumlah armada dari muatan pasir tersebut sangatlah banyak,” katanya.

“Kami sendiri terkadang merasa kesal  akan hal itu. Pasalnya, kendaraan truck tersebut membawa dampak negative banyak sekali. Diantaranya adalah polusi udara karena pasir itu (Bledug). Kami setiap hari hampir mengalami batuk – batuk bahkan sesak nafas yang disebabkan dari muatan pasir itu,” ungkapnya.

Masih katanya, Selain itu dengan banyaknya truck yang lalu lalang disekitar sini, menyebabkan jalan – jalan pada rusak semua. Yang pada akhirnya membawa mala petaka atau bahaya, apabila kami sedang berkendara sepeda motor pada malam hari.  “Atas perihal ini, kami meminta, supaya pihak terkait yang mempunyai kewenangan dalam hal ini bisa berupaya untuk menertibkannya,” mintanya.(yy/glh)