berita EKONOMI

Para Pedagang PKL Simpang Lima Gumul, Geruduk Kantor Pemkab Kediri.

Kediri, demonstran.com – Para pedagang yang berjualan di area car free day Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri, pada akhirnya datangi kantor Pemkab Kediri untuk meminta kejelasan nasib mereka. 
Berdasarkan ulasan berita yang telah diunggah sebelumnya, sebanyak 250 pedagang yang berjualan di area car free day SLG Kab. Kediri, kemarin, Minggu (11/3) dipaksa pindah oleh petugas Satpol PP untuk menempati di area Pasar Tugu (Pasar Sabtu – Minggu), karena berdasarkan anjuran Pemerintah Kabupaten Kediri melalui bagian Perekonomian bahwa untuk kawasan car free day harus steril dari para pedagang kali lima (PKL).
Fah Hafizh perwakilan koordinator pedagang mengatakan, hari ini kami mendatangi bagian perekonomian Kab. Kediri secara langsung atas kebijakan yang tak menguntungkan bagi para pedagang seperti kami,” kata Hafizh saat ditemui di kantor Pemkab Kediri, Senin (12/3).
Fah Hafizh mengungkapkan, bila nantinya para pedagang car free day ini dipindahkan di lokasi Pasar Tugu, kami nanti ditempatkan dilokasi mana. Sedangkan untuk lokasi Pasar Tugu sendiri juga sudah penuh oleh para paguyuban pedagang yang ada disana,” ujarnya.
Masih kata Hafizh, kami jualan hanya pada saat car free day saja, dan itu hanya membutuhkan waktu 2 – 3 jam untuk kami berjualan. Jadi kami juga meminta tolong kepada Pemerintah agar memikirkan nasib kami yang hanya ingin mencari sesuap nasi saja,” ungkapnya.
Ditambahkan oleh Hafizh, bila kami dipaksakan untuk pindah dilokasi Pasar Tugu. Hal itu akan mengurangi penghasilan dari kami. Karena untuk lokasi car free day dengan Pasar Tugu sendiri lokasinya juga sangat jauh. Hal itulah yang pada akhirnya memicu bagi para pengunjung di kawasan SLG yang enggan membeli dari dagangan kami,(red).
Saat ditanya mengenai hasil dari pertemuan dengan Bagian Perekonomian. Hafizh mengaku, dari bagian perekonomian tetap bersikukuh untuk memindahkan kami di area Pasar Tugu. Dengan alasan area car free day harus steril dari para pedagang.
Lalu bagaimana tanggapan anda selaku perwakilan para pedagang.
“Yang jelas, hasil ini akan kami sampaikan kepada teman – teman yang lain. Entah itu nantinya kami akan menggelar aksi menolak atau bagaimana, di tunggu saja mas,” kata Hafizh mengakhiri pembicaraan bersama Tim Tabloid Demonstran.(glh/yy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *