berita POLITIK

Bawaslu Kota Kediri Gelar Deklarasi Tolak/Lawan Politik Uang Dan Politisasi Sara

Kediri, demonstran.com – Dalam rangka melawan politik uang dan politisasi sara  dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2018. Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) gelar deklarasi tolak/ lawan politik uang dan politisasi sara yang diselenggarakan di Hall Lotus Kota Kediri, Rabu (14/2).

Ketua Panwaslu Kota Kediri Yoni Bambang Suryadi menjelaskan, deklarasi ini memang intruksi dari Bawaslu RI. Seluruh provinsi sampai dengan kota atau pun kabupaten melaksanakan deklarasi ini. Harapannya adalah dalam Pilkada serentak 2018 ini bebas dari politik uang dan politik sara.
“Karena di beberapa tempat yang menggunakan isu sara akhirnya juga terjadi konflik. Di beberapa tempat yang menggunakan politik uang akhirnya juga efeknya ke masyarakat. Dana yang seharusnya untuk pembangunan dan mensejahterakan rakyat akhirnya dibuat kembalikan modal kampanye,” katanya.
Selain sesuai dengan undang-undang 10 tahun 2016 pasal 187 maupun pasal 1 ayat 1 dan 2 bahwa pemberi dan penerima politik uang dikenai hukuman paling sedikit 36 bulan atau 3 tahun paling banyak 6 tahun sekaligus denda paling sedikit 200 juta dan paling banyak satu miliar rupiah
“Untuk itu, kami berharap kepada seluruh stakeholder harus berkompeten dalam pesta demokrasi di pemilukada 2018 ini. Dan juga para paslon serta partai politik jika melanggar pasal 135  resikonya adalah pembatalan sebagai calon,” tandasnya.
Sementara itu Ketua KPU Kota Kediri Drs Agus Rofiq mengatakan, Panwaslu sudah melakukan berbagai cara sampai hari ini mengadakan deklarasi. Pihaknya juga prihatin jika nantinya terjadi sesuatu yang tidak diinginkan terutama berkaitan dengan politik uang dan sara.
“Pasalnya sudah jelas pada nomor 38 tentang pengawasan pemilu juga nomor 71 tentang politik uang dan PKPU nomor 78 tentang sangsinya. Maka saya harap jangan sampai ada politik uang apa lagi perpecahan akibat dari isu sara dan kebencian,” ungkapnya.
Diketahui di akhir acara ini dilakukan simbolis dengan penandatanganan bersama deklarasi untuk menolak dan melawan politik uang dan politisasi sara oleh Ketua KPU Kota Kediri, Panwaslu, Muspika, Polresta, Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Kediri dan Partai Politik.(glh/yy)

4 thoughts on “Bawaslu Kota Kediri Gelar Deklarasi Tolak/Lawan Politik Uang Dan Politisasi Sara”

  1. Não só a Lotérica deixou o centro de Cajamar, mas também Assistência social e em breve o Centro Administrativo nós deixará na mão, só está faltando levar o cemitério para outro lugar Ah! Cajamar Vergonha! Vergonha! Vergonha!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *