berita KULINER

Pecel Rawon Banyuwangi

Apa bayangan Anda jika dua makanan yang berbeda jenisnya dijadikan satu ?. Yang satu berbahan dasar sayuran, satunya berkuah dan berbahan daging. Pecel Rawon, ini nama hasil perpaduan antara nasi pecel dan rawon. Tidak usah hanya dibayangkan karena makanan ini benar-benar ada dan bisa dinikmati di Banyuwangi.

Pecel dipadu dengan rawon mungkin terasa mengada-ada, seperti halnya Rujak Soto yang merupakan perpaduan antara Rujak dan Soto. Pecel rawon adalah perpaduan antara pecel yang terdiri dari sayuran yang diberi bumbu kacang kemudian disiram dengan kuah rawon daging. Tapi berbeda dengan rujak soto yang menggunakan lontong, pecel rawon memakai nasi sebagai pendampingnya.

Pecel rawon atau rawon pecel sudah menjadi makanan khas Banyuwangi. Makanan ini cukup mudah ditemukan mulai dari restoran hingga warung-warung kaki lima di Banyuwangi.

Pecel rawon disajikan lengkap dengan menu lauk-pauknya. Seporsi pecel rawon terdiri dari sepiring nasi pecel yang berisi sayuran rebus, seperti bayam, taoge, kacang panjang, dan sambal pecel, ditambah kuah rawon. Pelengkapnya, udang goreng, empal sapi, ragi, paru goreng kering, dan remukan rempeyek kacang.

Kuah rawon kaya dengan rasa rempah dan kaldu. Rasa manis yang biasanya ada di kuah rawon tidak terasa dominan. Hal inilah yang justru membuat paduan pecel dan kuah rawon menjadi pas karena sebagian rasa manis sudah didapatkan dari guyuran sambal pecel.

Untuk menghasilkan rawon beraroma rempah dan berasa gurih, berbagai macam rempah dihaluskan, kemudian disangrai agar aroma sedap masing-masing bumbu menyatu. Setelah disangrai, bumbu pun diperas dan hanya air perasan yang dipakai untuk bahan memasak. Air perasan bumbu itu kemudian dicampur dengan air kaldu hasil rebusan daging sapi dan paru.

Setelah Anda mengenal Rujak soto, tidak ada salahnya juga menikmati Pecel Rawon jika berkunjung ke Banyuwangi. Keduanya sama enak dan nikmatnya. (hya/ran)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *