berita Kesehatan

BNN Kota Kediri Periksa Seluruh Pegawai Imigrasi.

Kediri, demonstran.com – Dalam menciptakan Kediri bebas narkoba, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kediri kembali melakukan penyisiran untuk mengantisipasi terkait dengan tingginya peredaran narkoba.
Kali ini objek yang menjadi sasarannya ialah pegawai institusi pemerintahan yakni Kantor Imigrasi kelas III Kediri.
Dimulai sejak pukul 08.00 WIB, satu persatu seluruh pegawai Imigrasi Kediri, Senin (6/11/2017) dilakukan uji tes urine.
“Hari ini kami dari pihak BNN Kota Kediri melakukan screning terhadap pegawai institusi Pemerintahan Kediri.
“Kali ini yang menjadi sasarannya adalah pegawai Imigrasi kelas III Kediri, dan ini merupakan kali pertama dari pihak BNN melakukan tes disini (Kantor Imigrasi),” Kata Dr. Slamet selaku Dokter Klinik Pratama BNN.
Masih kata Slamet, tujuan dari pada BNN melakukan kegiatan tes  ini adalah untuk mengantisipasi terkait dengan tingginya peredaran narkoba khususnya di wilayah Kediri.
“Ini merupakan pencegahan awal sekaligus antisipasi terhadap mereka sebagai pegawai negeri sipil (PNS) agar mereka tidak menggunakan narkoba apalagi hingga terjadi sindikat narkoba di sekitar kantor Imigrasi ini.
Jadi salah satu tujuan kita datang kemari juga mengantisipasi akan perihal itu,”ungkapnya.
Lalu dari dilakukannya tes ini. Apakah ada dari pihak pegawai Imigrasi yang dinyatakan sebagai pengguna. Tanya wartawan Tabloid Demonstran.
Dr. Slamet mengatakan, tidak ada. Jadi dari 58 pegawai yang kami lakukan tes pada hari ini keseluruhannya adalah nihil atau semua dapat dinyatakan terbebas dari segala bentuk narkoba.
“Tentunya ini yang kami harapkan kepada masyarakat Kediri. Semua harus terbebas dari perihal narkoba, baik itu dari kalangan pegawai negeri sipil maupun dari unsur masyarakat sendiri,” terangnya.
Lebih lanjut Dr. Slamet mengatakan, pihaknya tidak berhenti sampai disini. BNN akan terus melakukan penyisiran baik itu di kalangan institusi pemerintahan, Universitas, dan juga dari kalangan masyarakat sekitar,” pungkasnya.
Terpisah, Rakha Sukma Purnama, selaku Kepala Kantor Imigrasi kelas III Kediri menyambut baik atas pelaksanaan tes urine di kantornya sebagai upaya memerangi terkait dengan keberadaan narkoba.
“Selama ini kami selalu mengultimatum pada setiap pegawai agar tidak ada yang coba -coba memakai narkoba dan obat – obatan terlarang lainya,” ujarnya.
“Disisi lain, apabila memang ada dari pihak pegawai kami yang secara jelas terbukti mengkonsumsi obat – obatan terlarang ini, maka saya sendiri secara tegas akan memberikan sanksi berat beserta melaporkan perihal ini kepada pihak kepolisian.
“Namun saya sendiri merasa bangga karena dari seluruh pegawai Imigrasi disini tidak terbukti menggunakan obat – obatan terlarang tersebut ,” tegasnya.(glh/yy )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *