berita DAERAH

Warga Kelurahan Pakunden Tagih Janji Rekrutmen Ketenaga Kerjaan RSUD Gambiran II.

Kediri, demonstran – Merasa tidak mendapatkan kejelasan terkait dengan perihal ketenagaan kerjaan di RSUD. Gambiran II Kota Kediri. Warga yang tergabung dalam Kelurahan Pakunden Kecamatan Pesantren Kota Kediri, lampirkan surat ke Dewan untuk meminta hearing.
Sunardi merupakan tokoh masyarakat yang juga selaku pembicara dalam perwakilan warga Kelurahan Pakunden mengatakan, kedatangan kami kemari bermaksud untuk meminta hearing kepada pihak anggota Legislatif untuk dipertemukannya kami terhadap pihak Direktur RSUD. Gambiran dan juga pihak Eksekutif terkait dengan perihal ketenaga kerjaan,” katanya, Kamis 2 November 2017.
Masih kata Sunardi, selama ini kami merasa tidak di senggol sedikitpun terkait dengan perihal ketenaga kerjaan terhadap kedua belah pihak baik dari Pemkot Kediri ataupun dari pihak RSUD. Gambiran.
“Padahal ini masih menjadi tanggung jawab mereka yang masih harus dipenuhi terhadap janjinya yang mereka sampaikan pada tahun 2009 lalu sebelum berdirinya RSUD Gambiran II di wilayah lingkungan kami.
“Janji tersebut adalah mengenai perihal ketenaga kerjaan yang sesuai dengan berita acara yang telah mereka sepakati antara pihak Pemkot Kediri dengan Tim 20 kala itu sebagai perwakilan dari warga Kelurahan Pakunden”.
“Didalam bentuk kesepakatan tersebut memunculkan sebuah  perjanjian diantaranya,  pemberian sarana prasarana atau sebuah pemberian bantuan pembangunan infrastruktur pendukung yang diberikan kepada warga lingkungan setempat, lalu ditambah mengenai perjanjian yang berupa perihal ketenaga kerjaan yang notabenenya 50% karyawan di RSUD. Gambiran II nanti harus dari warga sekitar atau dari warga Kelurahan Pakunden.
“Untuk saat ini terkait dengan sarana prasarana memang sudah terealisasi atau sudah diberikan kepada pihak terkait. Sebagai contohnya adalah pembangunan gedung, kios dan berupa barang – barang lainnya yang secara total keseluruhannya senilai Rp. 4,1 M,” ucapnya.
Lebih lanjut Sunardi menambahkan, meski dari pihak terkait sudah memberikan bantuan – bantuan seperti yang saya jelaskan di atas tadi.
Namun perlu diketahui bahwa mereka masih menyisakan satu janji lagi yang harus mereka penuhi terhadap warga setempat yaitu mengenai perihal ketenaga kerjaan.
“Maka dari itu, kami masih akan terus mengejar janji tersebut sesuai dengan surat perjanjian tertulis yang sudah mereka sepakati bersama kala itu.
“Namun bila permasalahan ini tidak berujung usai dan kami hingga beberapa hari kedepan masih belum mendapatkan kejelasan, kami akan lakukan aksi demo terus menerus di depan RSUD. Gambiran II,” terang Sunardi saat ditemui seusai penyampaian surat di kantor DPRD Kota Kediri.
Sementara itu warga Kelurahan Pakunden berhasil ditemui oleh Ayub Hidayatullah Komisi C DPRD Kota Kediri dari fraksi PKS.
Didalam komentarnya Ayub mengaku akan segera membawa permasalahan ini diranah rapat terbuka atau hearing.
“Kami akan segera sampaikan surat ini kepeda ketua, agar proses hearing secepatnya akan terlaksana, ujarnya.
Disamping sisi kalau saya menyoroti permasalahan ini, memang sudah seharusnya warga Kelurahan Pakunden untuk bergerak, agar nantinya mereka tidak di tinggalkan oleh pihak – pihak terkait.
“Maka dari itu, kalau memang ini akan di agendakan di Banmus (Badan Musyawarah) maka tentunya permasalahan ini nantinya akan jelas ujung pangkalnya,” terangnya.(glh/yy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *