berita REFLEKSI

FOTO STOP TERAKHIR DI DEPAN WAHANA CASINO

Catatan Perjalanan Tabloid Demonstran ke Negeri Jiran ( 21 )

Pengalaman berkunjung ke Malaysia dan Singapura di pergantian tahun 2016 – 2017 bagi kami sangat berharga. Kami berharap pengalaman ini bisa membawa manfaat bagi kami dan juga bagi pembaca tabloid demonstran dan pengunjung www.demonstran.com

Capek berkeliling-keliling berbagai wahana, meski belum semua bisa terkunjungi, akhirnya kita harus mengakhiri kunjungan hari itu. Selain waktu sudah sore, juga seluruh badan teraca capek luar biasa. Sehingga kita sepakat untuk mengakhiri kunjungan di Universal Studio Singapura dengan janji suatu saat nanti akan kembali untuk melanjutkan kunjungan ke wahana yang belum sempat kita kunjungi. Apakah banyak yang belum sempat dikunjungi? Masih banyak sekali, ditambah sehari pun belum tentu bisa terkunjungi habis. Beruntung kemarin kita sudah menetapkan skala prioritas dalam memilih wahana. Sehingga yang paling favorit bagi kita sudah hampir semua. Meski masih ada beberapa favorit yang belum, karena untuk mengunjungi wahana tersebut perlu waktu yang panjang. Dan yang paling cocok di pagi hari sebelum mengunjungi wahana lainnya.

Oke, kita sepakat keluar dari areal wahanan universal studio. Satu arena foto stop yang sudah sejak sebelumnya kita rencanakan untuk dikunjungi adalah area judi terbesar di Singapura yaitu area Casino Singapura. Area judi casino ini memang berada dalam satu kawasan dengan universal studio, tetapi tempatnya agak jauh dari jangkauan pengunjung wahana wisata. Untuk bisa mencapai area itu, harus berjalan kaki dulu melalui wahana-wahana hiburan dan pusat-pusat kuliner. Tempatnya agak di dalam,  tetapi jalur menuju area casino tidak sulit dicari. Meski cenderung agak sepi  bila dibanding wahana wisata, tetapi tempat itu tetap banyak yang hilir mudik.

Yang datang ke area itu, memang belum tentu yang berkepentingan untuk ikut arena permainan judi, tetapi tidak sedikit yang hanya ingin berfoto-foto, termasuk saya. Mengapa hanya bisa foto di depan? Karena tentu saja, pengunjung yang tidak ingin bermain casino dilarang masuk. Apalagi yang hanya ingin berfoto-foto, tentu tidak diperbolehkan. Untuk bisa masuk harus mereka yang sudah teregristasi di tempat itu. Atau kalau bagi orang baru harus mendaftar lebih dulu ke bagian receptionis, dengan persyaratan dan jaminan sejumlah uang. Sehingga yang masuk tidak lagi orang main-main dan orang berfoto-foto, melainkan memang mereka yang ingin menikmati ‘wahana’ perjudian itu.

Didepan area pun kita tidak boleh terlalu dekat, karena dijaga ketat oleh security dan bodyguard. Kita hanya ambil pemandangannya saja, dan ambil momentum tulisannya saja. “Yang penting punya foto di depan tulisan casino,” pikir saya.

Dan foto stop di depan casino mengakhiri kunjungan kita ke Universal Studio Singapura, sekaligu mengakhiri kunjungan kita ke Singapura. Dan kita pun bersiap-siap untuk kembali ke tanah air, dengan meninggalkan PR bahwa kita masih akan mengunjunginya lagi, terutama wahana yang belum sempat dikunjungi…….. ( Nur Wakhid / bersambung )

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *