berita HEADLINE

Kades Bulusari : Kita Tidak Diberi Petanya

Kediri, Demonstran,- Satu persatu Kepala Desa di wilayah Kecamatan Grogol, Banyakan dan Tarokan angkat bicara terkait pembelian tanah besar-besaran oleh pihak swasta atau yang dikenal dengan aksi borong tanah. Setelah kita angkat pernyataan dari Kades Tarokan beberapa waktu lalu, kali ini kita akan mengangkat pernyataan Rahmat Wisuguh, Kades Bulusari, Kecamatan Tarokan.
“Saat ini pembelian tanah masih berlangsung, belum selesai. Hanya saja sudah tidak segencar beberapa waktu yang lalu. Dari data sementara yang sudah kami rekab, saat ini yang sudah terbeli sebanyak 172 bidang, dengan luas 39,3 Hektar. Tetapi memang belum semuanya diproses administrasi jual beli,” kata Rahmat yang gara-gara persoalan jual beli tanah ini mengaku pernah mendapatkan teror itu.
Menurut Kades Rahmat, persoalan jual beli tanah antara warga dengan pihak swasta ini memang boleh dikata penuh misteri. Tidak ada penjelasan apapun sejak awal terkait luasan dan kegunaan tanah tersebut. “Mana yang akan dibebaskan, dan mana yang tidak kita tidak tahu. Kita tidak diberi petanya. Kalau ditanya katanya nanti akan diberitahu di kantor perusahaan. Tetapi sampai sekarang saya juga belum tahu,” jelasnya.
Lebih lanjut dijelaskan, jika pembelian di Desa Tarokan dilakukan oleh PT PDK ( Puri Doho Kediri ), maka di Desa Bulusari menurut Kades Rahmat yang melakukan pembelian adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang pariwisata PT BDI (Bukit Doho Indah). “Jadi memang tidak dilakukan langsung oleh PT Gudang Garam, tetapi oleh PT BDI,” katanya. Namun ketika ditanya kaitanya dengan rencana pembangunan bandara, Rahmat juga mengaku tidak tahu menahu. Tetapi dirinya mengaku pernah diundang dalam acara sosialisasi pembangunan bandara.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya misteri pembelian tanah besar-besaran alias borong tanah oleh pihak swasta memang benar-benar masih menjadi misteri. Belum ada kesinkronan antara pemerintah daerah dengan pihak ketiga yang selama ini disebut-sebut sebagai investor. (d-1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *