berita HEADLINE POLITIK

Samsul vs Abu Jilid 2

Suhu Politik Jelang Pilkada Mulai Naik
Laporan Tim Liputan Tabloid Demonstran
Kediri, demonstran.com – Tahun depan, perhelatan politik lima tahunan bakal kembali bergulir di Kota Kediri. Masyarakat akan kembali menggunakan hak pilih untuk memilih pemimpin dalam pemilihan wali kota (pilwali). Meski masih beberapa bulan lagi, namun suhu politik di Kota Tahu berangsur nain. Apalagi setelah mantan wali kota yang tumbang dalam pilwali 2014 akan kembali menantang sang petahana yang dulu merupakan wakilnya. Rivalitas lama bersemi kembali.
Seperti prediksi sebelumnya, Samsul Ashar, mantan Wali Kota Kediri, akan kembali bertarung dalam agenda politik lima tahunan itu. Samsul yang sempat dikalahkan oleh Abdullah Abu Bakar, wakilnya dulu, kini datang lagi untuk merebut kursi AG 1 yang hanya didudukinya selama satu kali masa jabatan.
Keseriusan majunya dalam pilwali ditunjukkan oleh Pak Dokter, sapaan akrab Samsul Ashar, dengan keinginannya segera pulang ke Kota Kediri. Terkait hal itu, Samsul berencana mengajukan pensiun dini dari statusnya sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di wilayah Pemalang, Jawa Tengah.
“Dalam waktu dekat ini saya mengharapkan bisa pulang dan tinggal di Kota Kediri. Di sisi lain saya juga berniat untuk segera mengurus surat izin untuk pensiun dini sehingga saya bisa lebih mendekatkan diri dengan masyarakat dan ikut merasakan serta membantu kesulitan masyarakat dan  membangun harapannya agar bisa tercapai,” ucapnya dalam wawancara melalui telepon, Minggu (8/10).
Masih kata Samsul, ini semua dilakukan tak lain juga untuk kepentingan untuk maju di Pilwali 2018 mendatang. “Saya akan all iut untuk mengahadapi di pilwali. Setelah mengevaluasi  pengalaman tahun kemarin, terus terang saja, saya merasa lebih siap dan lebih percaya diri,” katanya bersemangat.
Lebih lanjut Samsul Ashar berharap, agar rekomendasi partai koalisi bisa segera terwujud. Karena rekom tersebut merupakan modal utama baginya untuk memenangkan pilwali 2018. “Selain itu dengan kehadiran saya secara fisik, harapannya  bisa lebih memperkokoh tim relawan maupun partai, juga dari kalangan masyarakat pendukung secara luas,” terangnya.
Abu Pasti Maju
Lalu bagaimana wali kota incumbent Abdullah Abu Bakar ? Abu, sapaan akrabnya, dipastikan maju lagi untuk mempertahankan kursi balai kota yang saat ini dipimpinnya. PAN, satu-satunya partai politik yang dapat mengusung calon sendiri tanpa koalisi, memastikan akan kembali mencalonkan sang petahana untu masa jabatan kedua. Sedangkan untuk bakal calon wakil wali kota yang nantinya mendampingi Mas Abu, PAN tetap mengusung Lilik Muhibbah, yang juga wakil wali kota petahana.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Kediri H. Abdul Bagi memastikan akan menggandeng partai lain untuk memenangkan calon yang diusung dalam Pilwali 2018. Meski PAN Kota Kediri sebenarnya bisa mengusung calon sendiri. “Partai-partai besar di Kota Kediri semakin intensif melakukan lobi-lobi politik jelang Pilwali 2018. Termasuk kami dari PAN Kota Kediri. Meski sebagai partai terbesar namun kami sangat mungkin menggandeng atau berkoalisi dengan partai lain,”ujar H. Abdul Bagi.
Kata H. Abdul Bagi pihaknya sudah mengawali komunikasi dengan beberapa partai lain termasuk partai besar di Kota Kediri di antaranya PDIP, Gerindra, PKS, Demokrat, dan Nasdem. “Namun yang namanya politik dalam waktu se-jam pun bisa berubah. Apalagi dalam komunikasi awal ada tawaran dan deal-deal politik yang harus dipertimbangan,”tambahnya.
PAN juga menyiapkan sejumlah strategi pemenangan calon. Salah satunya tetap mempertahankan program pemberdayaan masyarakat (prodamas). “Tentunya kami akan tetap mengedepankan Prodamas. Sebab, Prodamas ini merupakan program utama atau program unggulan kami dalam maju di Pilwali kedepan. Dalam Pilwali nanti, kita akan mengakomodir dari Prodamas menjadi Prodamas Plus. Dan program ini masih kita lakukan survei berkelanjutan di tingkat bawah. Agar bagaimana keperluan serta menjadi kebutuhan masyarakat yang harus kita tampung seperti apa. Maka dari itu, kami masih perlu melakukan survei terlebih dahulu,” terangnya.(glh/yy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *