berita WISATA

Festival Panji Gunung, Saatnya Menyucikan Dunia

Kediri, demonstran.com – Pelataran depan Goa Selomangleng Kota Kediri kembali menjadi tempat pementasan seni tari dan musik dari tiga negara. Bukan tanpa sebab kegiatan bertajuk Festival Panji Gunung itu digelar di salah satu lokasi yang sangat kental dengan sejarah Dewi Kilisuci. Petilasan Sang Dewi yang menjadi simbol kesucian menjadi titik awal penyucian diri dan dunia.

Ya, berbagai tampilan seni dalam kegiatan itu memang bernuansa ajakan untuk kembali pada kesucian hakikat dan jati diri manusia. Simak saja lirik lagu yang dibawakan Encik Krishna yang mengingatkan penonton tentang filosofi eling lan waspada. Ada pula lirik lagu yang dibawakan Ayu Laksmi yang berisi ajakan untuk mencintai sesama manusia dan alam sekitar. Gerakan tarian kontemporer maupun tradisional yang diusung penampil lain, baik dari dalam maupun luar negeri juga merupakan simbolisasi kesucian manusia untuk memperbaiki kondisi semesta.

“Ini merupakan upaya para seniman untuk mendorong terciptanya tatanan dunia yang lebih baik, sehingga tidak karut marut seperti saat ini,” ujar Guntur Tri, salah satu budayawan Kediri.(hya/ran)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *