berita PENDIDIKAN

Lomba Pemberantasan Sarang Nyamuk Demam Berdarah Dengue

Kediri, demonstran.com – Selasa 4/10 MIN Doko Kab. kediri sambut Tim penilai lomba pemberantasan sarang nyamuk DBD dari Dinkes Provinsi, Muspika, Muspida, tim juri Kemenag  , Bapak Eko Camat Ngasem, Bpk Danu dari Kec,  Dinkes Kec. ngasem Bapak Mustadim, PKK Kec.Ngasem , dan Wakil Bupati Kab. Kediri Bapak Maskuri dan ibu,serta Kominfo.

img20161004100923Imam sururi, selaku Kepala sekolah MIN Doko menjelaskan profil Min doko kepada seluruh tamu undangan dan tim juri , MIN Doko bekerja sama dengan Bank sampah mengelola sampah berbasis limbah yang bisa dimanfaatkan dan hasilnya seperti baju dari aqua yang siswa kumpulkan dan dibuat  sendiri oleh mereka dipandu guru kelas masing masing. Tari tarian dan pohon kelapa, unta semua dari limbah aqua, daun kering dll, dan setiap hari jumat siswa melaksanakan kegiatan jumantik yang dilakukan anak anak didik. Dari kecamatan sangat mendukung kegiatan kami dan kami menugasi anak didik kami menjadi jumantik dirumahnya masing masing dan mengisi form jumantik dengan tujuan agar anak anak tahu pentingnya menjaga kebersihan dan aman dari gigitan nyamuk. Harapan kami kegiatan ini bisa menjadi contoh anak anak dan orang tua siswa serta masyarakat,dan MIN Doko bisa menang di tingkat provinsi dan juga tingkat nasional.

Tambah siswa,Marvellino muzaki kelas 5, kegiatan ini sangat menyenangkan, karena kita bisa menjaga kebersihan dan terhindar dari penyakit DBD sehingga kita akan hidup sehat, kita selalu mengecek apakah ada jentik nyamuk dikamar mandi? Apakah ada kotoran dihalaman?  Dan semua itu perlu antisipasi kalau kita mau hidup sehat.  Cuci tangan setiap mau beraktifitas dan setelah beraktifitas,bersihkan dan kuras kamar mandi dan bersihkan sampah yang berserakan, itu yang kami lakukan disekolah dan dirumah.

Tim penilai lomba PSN paparnya sekeliling kita ini ada faktor yakni Virus dengue yang mematikan dan virus zika namun tidak terlalu berbahaya hanya memberikan dampak pada Ibu yg sedang hamil , dampaknya terjadi kelainan pada otak pada anak yang lahir kelak.

img20161004095211Tambah Wabup,Maskuri mengatakan bahwa dari anak anak bisa menjadi media pembelajaran bagi dirinya maupun orang tuanya, harapannya sianak kelak 15Th – 20 Th kemudian mereka akan tahu dan mengerti. Hal ini Sudah berjalan dari kalangan SD, MI, MTS, SMP, SMA, SMK. Salah satu program mentri kesehatan adalah “1 rumah 1 jumantik” tujuannnya jika tidak ada kader yang memeriksa rumah masing masing maka kita individu maupun serentak tahu apakah dirumah kita ada sarang nyamuk Aydes Aigephty dan kita harus memberantas sarang nyamuknya bukan voging kalau voging itu langkah terakhir. Pentingnya mari kita galakkan dan kerjakan 3M secara serentak maupun periodik.

Tanaman yang ditanam seperti kemangi, tapak dara, serai, zodia, lavender terlihat disekeliling kelas MIN Doko sebagai tanaman penolak nyamuk. (dk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.