DAERAH

Puting Beliung, Belasan Rumah Rusak

Kediri, demonstran.com – Belasan rumah rusak di Desa Manyaran Kecamatan Banyakan diterjang angin puting beliung kemarin sore (11/1). Selain rumah, puluhan pohon hancur dan sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan. Hal ini diungkapkan staf Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri Priyanto. Menurutnya, kemarin pihaknya masih melakukan penghitungan kerusakan. Baru yang diketahui lima rumah di Dusun Putat. “Sebagian besar atapnya rusak,” terangnya. Hanya saja, jumlah itu bisa bertambah karena perhitungan kerusakan belum selesai. Sebab, selain di Dusun Putat, terjangan angin juga melanda Dusun Kenton.

Selain kerusakan rumah, di Desa Manyaran sejumlah pohon tumbang. Empat di antaranya jatuh melintang di jalan. Petugas Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Banyakan Dimyati mengatakan sudah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan pembersihan. “Kami bekerja sama dengan TNI, Polri, dan warga berusaha menyingkirkan pohon dari badan jalan,”ujarnya.

Menurut Dimyati, pembukaan akses jalan yang jadi prioritas utama. Mengenai kerugian materi, selanjutnya akan dia laporkan ke atasannya. “Saya akan melaporkan ke atasan saya agar ditindaklanjuti,”ujarnya.

Jatuhnya sejumlah pohon tersebut juga merusak sejumlah fasilitas umum, seperti tiang dan kabel listrik. “Tercatat, enam gawang (tiang) yang rusak,”ujar Bandi Aprianti, manager PLN Rayon Grogol. Itu membuat kabel sepanjang sekitar 240 meter jatuh ke tanah. Akibatnya, terjadi pemadaman listrik di Desa Manyaran. Namun, itu hanya selama 10 menit.

Seorang wanita pengendara sepeda motor yang tidak diketahui namanya sempat tertimpa pohon tepat di depan SDN Mayaran 3. Beruntung, dahan pohon asem berumur ratusan tahun tersebut meninggalkan celah. Sehingga, tidak menimpa tepat ke anggota tubuhnya. “Karena itu, orang dan kendaraannya selamat,”ujar Rubianto, 35, warga Kelurahan Mrican Kecamatan Mojoroto Kota Kediri yang kebetulan melihat langsung peristiwa tersebut.

Menurut Rubianto, wanita tersebut terlihat sangat shock. Dia yang kebetulan sedang berteduh di warung yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian langsung melakukan evakuasi. Korban dan kendaraannya langsung dia bawa ke warung. Namun, dia mengaku tidak sempat mengetahui identitas korban. “Wanita itu hanya bilang dia warga Desa Manyaran,”ujarnya. Karena ketakutan, wanita itu langsung pamit pulang dengan mengambil jalan memutar.

Tak hanya itu, angin kencang juga menimbulkan masalah di beberapa desa di wilayah Kota Kediri. Di Desa Gayam Kecamatan Mojoroto, total tujuh pohon ambruk. Tak hanya itu sebuah tiang kabel milik PT Telkom terlihat patah. Sementara di Desa Dermo, satu tiang kabel milik PT Telkom patah. Itu berdasarkan keterangan Koordinator Tim Reaksi Cepat BPBD Kota Kediri, Bambang Rihadi. (RK.net)