KRIMINAL

Warga Gerebek Panti Pijat Mesum

Kediri, demonstran.com – Ditengarai menjadi tempat mesum, sebuah rumah yang dijadikan panti pijat di Kelurahan Bangsal, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri digerebek warga. Dalam penggerebekan tersebut didapati satu pasangan bukan suami-istri berada dalam kamar dan satu diantaranya dalam kondisi telanjang.

Eko, Ketua RT setempat mengaku, sudah berulang kali memperingatkan pemilik panti, tetapi tidak pernah diindakan. Warga sekitar merasa resah, karena selain tidak berizin, di panti pijat itu diduga menjadi tempat mesum.

“Kami sudah memperingatkan mereka agar mengurus izin. Kami tegur secara baik baik, bahkan melalui forum warga. Akhirnya warga menggerebeknya,” kata Eko, Senin (11/1/2016) petang.

Sesaat setelah penggerebekan, aparat kepolisian dan Satpol PP langsung datang ke lokasi. Petugas mengamankan pemilik, dua terapis, dan pasien panti untuk menghindari amuk massa dari warga.

Kapolsek Pesantren Kompol Sucipto mengatakan, dari penggerebekan tersebut pihaknya juga mengamankan seorang pria yang mengaku anggota Badan Intelejen Negara (BIN) bersama sebuah korek api yang berbetuk menyerupai senjata api.

“Pria tersebut bukan anggota BIN, melalui oknum warga yang mengaku menjadi spionase BIN. Kami masih memintai keterangan yang bersangkutan,” kata Kompol Sucipto.

Terpisah Kasi Trantib Satpol PP Kota Kediri Nur Khamid mengakui, apabila panti pijat yang digerebek warga tidak berizin. Untuk itu, pihak Satpol PP akan menindaklanjuti penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian utamanya yang menyangkut izin.

Dikatakan Nur Khamid meskipun kerap dilakukan razia, namun masih ada panti pijat yang tidak berizin. Berdasarkan data Satpol PP ada sebanyak 2 panti pijat illegal. (BrtJtm)